Obat untuk Pasien Covid-19 Mulai Langka, Begini Respons Ridwan Kamil

- Selasa, 6 Juli 2021 | 19:07 WIB
Ilustrasi -- Obat untuk Pasien Covid-19.
Ilustrasi -- Obat untuk Pasien Covid-19.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Sejumlah jenis obat untuk pasien Covid-19 di beberapa RS di Kota Bandung mengalami kelangkaan.

Menanggapi hal itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaatakan, pihaknya telah mengantisipasi kelangkaan itu dengan menganggarkan dana BTT (Bantuan Tak Terduga) sebesar Rp 200 miliar untuk pembelian obat ini.

"Jadi sambil menunggu yang Rp 140 miliar itu masuk sebagai tabungan untuk BTT, tentunya kita membelanjakan Rp 200 miliyar itu untuk keperluan apa pun itu," ujarnya saat konferensi pers virtual, Selasa, 6 Juli 2021.

Mantan Wali Kota Bandung ini, menjelaskan, ia telah rapat dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemprov Jabar, Sekda, dan 10 perusahaan farmasi yang memproduksi obat.

Dari rapat itu, kata Emil, membahas strategi terkait pengendalian terhadap krisis obat bagi pasien Covid-19.

"Jadi in syaa Allah obat-obatan ini bisa kita sempurnakan," kata Emil, begitu ia disapa.

Sejumlah RS di Kota Bandung Alami Kelangkaan Obat

Kepada ayobandung.com, Kepala Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bandug, Julisiana mengakui pihaknya pernah kehabisan obat Covid-19 untuk gejala berat yang berinjeksi.

Aelama ini, kata Julisiana, RSUD Kota Bandung mengandalkan suplai obat yang dikirim oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar).

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini

Waspada, Ini Daerah Rawan Pohon Tumbang di Bandung

Jumat, 22 Oktober 2021 | 17:56 WIB

Peserta PTM di Bandung yang Terpapar Covid Bertambah

Jumat, 22 Oktober 2021 | 16:02 WIB

Atlet Cemas Tak Dapat Kadeudeuh dari Pemkot Bandung

Jumat, 22 Oktober 2021 | 15:15 WIB

PTM di 12 Sekolah di Bandung Dihentikan Sementara!

Jumat, 22 Oktober 2021 | 13:13 WIB

Ini 2 Potensi Jabar dalam Pemulihan Ekonomi Nasional

Kamis, 21 Oktober 2021 | 17:32 WIB

Kota Bandung Resmi Masuk PPKM Level 2

Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:00 WIB
X