Sempat Viral Awal Pendemi, Bagaimana Nasib Pedagang Tanaman Hias Saat Ini? 

- Kamis, 24 Juni 2021 | 11:50 WIB
Penjual tanaman hias di di pinggir Jalan Soekarno–Hatta, Panyileukan, Kota Bandung.
Penjual tanaman hias di di pinggir Jalan Soekarno–Hatta, Panyileukan, Kota Bandung.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Sempat viral pada masa awal pandemi Covid-19, masyarakat berbondong – bondong membeli tanaman hias. Faktor dirumahkan karena pandemi menjadi salah satu penyebab dari banyaknya permintaan tahaman hias ini.

Mulai dari harga termurah hingga tanaman langka yang tidak main–main dengan harganya yang begitu mahal, menjadi incaran semua orang. 

Namun, seiring berjalannya waktu, peminat tanaman ini berangsur menurun. Lalu, bagaimana kondisi pedagang tanaman hias saat ini, khususnya bagi para penjual tanaman di Kota Bandung?.

Ferdi (30), yang sudah berjualan tanaman hias hampir dua belas tahun, mengaku bahwa tanamannya laku keras saat awal pandemi.

Ia yang berjualan tepat di pinggir Jalan Soekarno–Hatta, Panyileukan, Kota Bandung, mendapat pasokan tanamanan hias dari Lembang, Bandung Barat, mengungkapkan bahwa begitu banyak permintaan pembeli pada tanaman aglonema

Dibanderol dengan harga mulai dari Rp150.000 hingga Rp500.000 unjuk setiap jenis aglonema. Namun, ia juga menjual untuk jenis bunga aglonema dengan harga terjangkau yakni Rp75.000 untuk jenis tanaman aglonema lipstik.  

Tetapi, lama kelamaan, saat orang-orang sudah mulai bekerja normal dan keluar dari rumah, minat akan tanaman hias meredup lagi. Ya, walau masih ada peminat dari tanaman hias ini, namun jika dibandingkan dengan saat awal pademi, omzet yang didapat menurun drastis, yakni untuk sekarang hanya mencapai 50 persen. 

“Sekarang mengurangi Teh, 50 persen lah sekarang. Waktu awal Covid-19 itu 100 persen (dua kali lipat dari saat ini) itu ramai sekali,” ungkap Ferdi kepada Ayobadung.com. 

Yang bisa ia harapkan saat ini, setidaknya bisa mendapatkan pelaris dan bisa memenuhi kebutuhan hidupnya. Dan ia berharap pandemi ini segera berakhir, sehingga ekonomi dapat kembali normal seperti sedia kala. [Reni Nuraeni]

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 26 November 2021

Jumat, 26 November 2021 | 06:00 WIB

Jalan Kota Bandung Rusak, Perbaikan Minim Anggaran

Kamis, 25 November 2021 | 16:19 WIB
X