Ini Fakta Sebenarnya soal Petugas Pemakaman Covid-19 di TPU Cikadut Gunakan Tangan Kosong

- Rabu, 23 Juni 2021 | 19:55 WIB
Petugas Pemakaman Jenazah Covid-19 sedang membawa Peti Jenazah di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cikadut.
Petugas Pemakaman Jenazah Covid-19 sedang membawa Peti Jenazah di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cikadut.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Viral sebuah video di media sosial menampilkan petugas pemakaman jenazah Covid-19 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cikadut Kota Bandung, mengurug atau menggali sendiri lubang kuburan hanya dengan tangan kosong.

Menanggapi hal itu, Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bandung mengklarifikasi sekaligus menjelaskan secara rinci perihai video viral itu melalui akun Instagram @distaru.bdg.

“Adapun mengenai isu-isu yang berkembang dalam proses pengurugan makam dapat kami sampaikan bahwa pada hari itu Senin 21 Juni 2021 jumlah jenazah yang harus segera dimakamkan dengan standar protokol kesehatan Covid-19 berjumlah 27 jenazah,” tulis @distaru.bdg, dan Ayobandung.com telah diberikan izin untuk mengutip pernyataan tersebut, Rabu, 23 Juni 2021.

Lebih lanjut, Distaru menjelaskan jika pada kejadian itu, Senin, 21 Juni 2021 pada pukul 16.25 WIB, jumlah jenazah yang harus dimakamkan sebanyak lima jenazah, dan seluruh pihak keluarga dari kelima jenazah tersebut ingin menyegerakan pemakaman dalam waktu yang bersamaan.

“Sehingga para petugas pemikul atau petugas pemakaman TPU Cikadut mengambil tindakan atas dasar inisiatif sendiri tanpa berkoordinasi dengan pihak pengelola TPU Cikadut dalam melaksanakan pengurugan tanah makam yaitu dengan tidak menggunakan alat untuk mengurug makam,” jelas Distaru Kota Bandung.

Distaru menambahkan tindakan yang dilakukan para petugas pemakaman jenazah Covid-19 di TPU Cikadut hanya melaksanakan keinginan pihak keluarga yang menginginkan kelima jenazah dimakamkan di waktu yang bersamaan.

Distaru Kota Bandung menyadari jika perbuatan petugas itu merupakan imbas dari tingginya lonjakan jumlah jenazah Covid-19 yang harus dimakamkan, dan itu merupakan hal yang tidak diprediksi sama sekali. 

“Namun kami telah berusaha semaksimal mungkin agar kami dapat memberikan pelayanan pemakaman dengan sebaik-baiknya yaitu kami menambah personil petugas makam di TPU Cikadut. Tambahan ini kami ambil dari petugas dari TPU lain di Kota Bandung,” katanya dalam keterangan itu.

Distaru kini tengah berusaha untuk menambah barang perlengkapan untuk pelayanan pemakaman agar ke depan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti yang telah terjadi.

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini

X