Warga Keluhkan Lamanya Antrean Vaksinasi Massal di GBLA

- Kamis, 17 Juni 2021 | 18:10 WIB
5.000 orang menjadi target sasaran vaksinasi massal yang diselenggarakan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), pada Kamis, 17 Juni 2021.
5.000 orang menjadi target sasaran vaksinasi massal yang diselenggarakan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), pada Kamis, 17 Juni 2021.

GEDEBAGE, AYOBANDUNG.COM — 5.000 orang menjadi target sasaran vaksinasi massal yang diselenggarakan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), pada Kamis, 17 Juni 2021.

Berdasarkan pantuan Ayobandung.com di lokasi pada pukul 9.32 WIB, antrean sudah mengular sekitar 500 meter. Antrean ini terjadi tepatnya di luar gerbang GBLA, sebelum antrean di dalam kawasan GBLA yang mengarah ke lokasi vaksinasi.

Salah seorang peserta vaksinasi, Heri (38) kesal dengan lamanya antrean di dalam kawasan GBLA yang tinggal menuju lokasi vaksinasi. Ia mengaku telah mengantre dari pukul 08.00 pagi WIB.

"Sampai sekarang (pukul 01.32 WIB) baru sampai sini, belum ke dalam lokasi vaksinasinya," kata Heri kepada Ayobandung.com.

Tak lupa ia mengacungkan jempol untuk program vaksinasi massal kepada masyarakat umum. Meski demikian, ia menyayangkan beberapa hal dalam pelaksanaan vaksinasi massal ini.

"Cuma dari penyampaian ini belum teratur jadi banyak yang kesal, banyak yang pusing. Apalagi ini siang-siang begini antrenya cukup panjang," ucapnya.

Ia pun mengakui jika ia takut akan dampak dari kerumunan yang dihasilkan oleh antrean vaksinasi massal ini. Menurutnya, antrean ini mengakibatkan terkurasnya energi para peserta dan ia tak menampik jika kerumunan itu dapat menjadi sarana virus Covid-19 menular ke yang lainnya.

Demi menghindari kerumunan oleh antrean vaksinasi massal, ia menyarankan agar vaksinasi massal di laksanakan di Puskesmas di tiap kecamatan di Bandung Raya.

"Kalau kayak begini, sudah, pasti orang lain ketika pertama kali yang kedua kalinya gak bakalan mau," ujarnya.

Hal senada diungkapkan oleh Erma. Ia mengungkapkan jika vaksinasi massal ini cukup bermanfaat bagi masyarakat. Meski begitu, ia menyayangkan jika pelaksanaan vaksinasi ini masih menimbulkan kerumunan.

Ia menginginkan jika ke depan, vaksinasi bisa dilaksanakan di tiap fasilitas kesehatan yang berada di tiap wilayah di Bandung Raya.

"Kalau kayak gini, kan, kerumunan banyak banget," ujarnya.

Warga lainnnya Dani Nugraha (32) merasa antusias untuk divaksin di GBLA ini. Menurutnya, vaksinasi ini merupakan salah satu ikhtiarnya untuk melawan Covid-19 yang kini sudah berjalan selama satu tahun lebih.

Warga asal Bandung Timur ini menyatakan pelaksanaan vaksinasai massal terdapat risiko tertentu yakni timbulnya kerumunan. Untuk itu, ia menyarankan jika pelaksanaan vaksinasi dilakukan di puskesmas di tiap wilayah.

"Untuk yang lebih bagusnya itu dari Puskesmas, jadi per wilayah," pungkasnya. [*]

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

Hujan Deras Guyur Gedung Sate, Buruh Tetap Bergeming

Selasa, 30 November 2021 | 14:58 WIB

Perayaan Tahun Baru 2022 di Bandung Dilarang!

Selasa, 30 November 2021 | 10:23 WIB

PSI Walk Out Saat Rapat RAPBD, Ini Tanggapan Oded

Senin, 29 November 2021 | 16:03 WIB
X