Yana Yakin Kota Bandung Bisa Punya TPA Terbaik di Indonesia

- Sabtu, 12 Juni 2021 | 10:03 WIB
 Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengunjungi Tempat Pemilahan Sampah (TPS) dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) milik Pemerintah Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Kunjungan ini dalam upaya mencari formulasi terbaik pengelolaan sampah di Kota Bandung.
Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengunjungi Tempat Pemilahan Sampah (TPS) dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) milik Pemerintah Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Kunjungan ini dalam upaya mencari formulasi terbaik pengelolaan sampah di Kota Bandung.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengunjungi Tempat Pemilahan Sampah (TPS) dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) milik Pemerintah Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Kunjungan ini dalam upaya mencari formulasi terbaik pengelolaan sampah di Kota Bandung.

Pada kunjungan tersebut, Yana didampingi Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna.

Pada hari pertama, Kamis 10 Juni 2021 Yana mengunjungi TPA Manggar yang disebut sebagai tempat sampah terbaik se-Indonesia. Berdiri di atas lahan seluas 27,1 hektar, TPA Manggar mampu menampung 400-700 ton sampah.

Uniknya, pada saat masuk ke area TPA Manggar tidak tercium bau sampah yang menyengat. Padahal menurut Sekretaris Daerah Kota Balikpapan, Sayid MN Fadli, hampir 500 ton per hari sampah masyarakat Kota Balikpapan dibuang di lokasi tersebut.

Hal tersebut karena pengolahan sampah sudah menggunakan teknologi modern. Yakni sanitary landfill yang dikenal mampu menghancurkan sampah dengan baik, serta mengubah air lindi yang dihasilkan menjadi gas metana, yaitu gas yang berasal dari sampah.

"Sama seperti TPA Sarimukti. Hanya memang menggunakan teknologi sehingga tidak ada rembesan yang mencemari tanah," terang Yana, Jumat 11 Juni 2021.

Hari berikutnya, Yana bersama rombongan mengunjungi dua TPS di Gunung Bahagia. Di sana, mereka melihat proses pemilahan sampah organik dan anorganik.

Menurutnya, hal yang dilakukan di TPS Gunung Bahagia sudah diterapkan juga di Kota Bandung, hanya saja di sini fokus untuk mengolah sampah dari satu kelurahan. Meski begitu, ia melihat ada hal baru dan bisa diterapkan di Kota Bandung.

"Kalau kita lihat sebenarnya ini sama dengan program Kang Pisman. Tapi mungkin ada beberapa hal yang nanti bisa kita adopsi di Kota Bandung," ucapnya.

Halaman:

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Terkini

UMKM Binaan bank bjb Sukses Ekspor Produk ke Luar Negeri

Selasa, 27 September 2022 | 15:53 WIB
X