Pandemi Covid-19, Pemkot Bandung Uji PTM Terbatas Pekan Depan

- Kamis, 3 Juni 2021 | 15:03 WIB
Sejumlah siswa dan guru saat mengikuti simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di tengah pandemi Covid-19 di SD Negeri Cimahi Mandiri 2, Kota Cimahi, Senin 24 Mei 2021. Dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, Pemerintah Kota Cimahi menggelar simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk jenjang TK/PAUD, SD hingga SMP di tengah pandemi Covid-19 pada 24 sampai 31 Mei 2021. Simulasi itu dilakukan untuk menyongsong PTM yang direncanakan dimulai Juli mendatang.
Sejumlah siswa dan guru saat mengikuti simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di tengah pandemi Covid-19 di SD Negeri Cimahi Mandiri 2, Kota Cimahi, Senin 24 Mei 2021. Dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, Pemerintah Kota Cimahi menggelar simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk jenjang TK/PAUD, SD hingga SMP di tengah pandemi Covid-19 pada 24 sampai 31 Mei 2021. Simulasi itu dilakukan untuk menyongsong PTM yang direncanakan dimulai Juli mendatang.

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM--Pemerintah Kota Bandung bakal menggelar uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) di masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) terbatas pekan depan. 

Rencananya, uji coba PTM terbatas dilaksanakan selama dua pekan, 7-18 Juni 2021.

Kepala Dinas Pendidikan (DIsdik) Kota Bandung, Hikmat Ginanjar menuturkan, bersama tim gabungan dari Dinas Kesehatan dan Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan sudah bergerak melakukan monitoring dan evaluasi (monev). Hal itu untuk memastikan kesiapan penunjang PTM terbatas.

“Nanti kita akan laksanakan uji coba PTM terbatas 7-18 Juni. Yaitu di satuan pendidikan yang sudah direkomendasikan oleh kecamatan sebagai satgas penanganan di wilayah masing-masing,” ucap Hikmat di Balai Kota Bandung, Kamis, 3 Juni 2021.

Hikmat menuturkan, monev telah dilaksanakan ke setiap sekolah pada 24-28 Mei 2021 lalu. Menyasar semua satuan pendidikan (sekolah) yang ada di Kota Bandung, mulai dari TK hingga SMA. 

Tak hanya sekolah negeri tetapi juga swasta. Termasuk sekolah formal yang berada di bawah Kementerian Agama.

Hikmat memaparkan, dari hasil monev, hanya ada 237 satuan pendidikan yang sesuai persyaratan. Jumlah tersebut, hasil dari monev yang baru dilaporkan oleh 23 kecamatan, 7 kecamatan lainnya akan segera melaporkan dalam waktu dekat.

“Dari 3523 satuan pendidikan yang menyatakan siap, kami evaluasi dan difilter, hanya ada 654 sekolah. Hasil monev bersama tim kewilayahan kecamatan, hari ini yang lolos ada 237 sekolah yang baru masuk dari 23 kecamatan. Kita sedang menunggu 7 kecamatan, “ ujarnya.

Menurut Hikmat, Pemkot Bandung sangat teliti memeriksa daftar periksa yang harus dipenuhi terkait standar pembukaan PTM. Sebab, dari sejumlah sekolah yang masih belum lolos monev tersebut justru di antaranya adalah sekolah favorit yang berada di tengah pusat kota.

Halaman:

Editor: Adi Ginanjar Maulana

Tags

Terkini

X