Merokok di KTR Bakal Didenda Rp 500 Ribu

- Senin, 31 Mei 2021 | 11:27 WIB
Larangan merokok di Pamijahan.
Larangan merokok di Pamijahan.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Kota Bandung secara resmi memiliki Peraturan Daerah (Perda) No 4 Tahun 2021 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Perda ini mengatur tentang implepentasi kawasan tanpa rokok, termasuk aktivitas merokok, promosi, iklan, hingga kegiatan dengan sponsor rokok di Kota Bandung.

Wali Kota Bandung, Oded M. Daniel menegaskan, ada denda administratif atau bahkan saksi pidana yang berlaku bagi perorangan maupun organisasi yang melanggar ketentuan KTR ini.

"Dendanya Rp 500.000," jelasnya kepada awak media, Senin, 31 Mei 2021.

Ketentuan KTR ini berlaku di 8 (delapan) titik di Kota Bandung. Kedelapan KTR tersebut antara lain, fasilitas layanan kesehatan seperti Rumah Sakit (RS), Puskesmas, tempat belajar mengajar mulai dari PAUD hingga Perguruan Tinggi, tempat anak bermain, tempat ibadah seperti masjid atau gereja, transportasi umum, tempat kerja, tempat umum, serta tempat lain yang telah ditetapkan berdasarkan keputusan Wali Kota.

"Nanti dari hasil evaluasi kita ditambah (titik) misalnya, sesuai dengan kebutuhan Wali Kota," ucap Oded.

Adapun pengawasan dalam penegakkan Perda ini, ujar Mang Oded, pihaknya akan menurunkan aparat Satpol PP yang berjaga di sekitaran 8 titik KTR di Kota Bandung.

"Ada Satpol PP insyaa Allah di lapangan dan juga aparat kewilayahan, insyaa Allah ya," katanya.

Di sisi lain, Kadinkes Kota Bandung, Ahyani Raksanagara menjelaskan, Hari Tanpa Tembakau Sedunia ini diperingati agar seluruh lapisan masyarakat bisa memahami dan sadar tentang bahaya merokok.

Halaman:

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Terkini

X