Trauma, Warga Bandung Masih Takut 'Ditodong' Pengamen Maksa

- Sabtu, 29 Mei 2021 | 14:10 WIB
Pengamen memaksa warga untuk memberi uang di salah satu minimarket di Jalan Braga, Selasa, 11 Mei 2021.
Pengamen memaksa warga untuk memberi uang di salah satu minimarket di Jalan Braga, Selasa, 11 Mei 2021.

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM — Meskipun beberapa waktu lalu dua orang pengamen di Jalan Braga telah diamankan, karena melakukan percobaan kekerasan kepada seorang pengunjung minimarket, fenomena pengamen yang meminta uang dengan cara memaksa masih meresahkan warga yang berkunjung ke daerah Alun-alun Kota Bandung.

Selain mengalami kekerasan secara verbal, ada juga yang mengalami kekerasan dengan cara didorong oleh pengamen yang masih anak-anak. 

Ridwansyah, seorang fotografer yang beberapa kali mengambil lokasi di Jalan Braga sebagai latar sesi potret, sudah sering dimintai uang oleh para pengamen saat sedang mengambil gambar. Dari pengalamannya, Ridwansyah yakin, jika satu orang pengamen diberi uang, nantinya akan datang gerombolan pengamen yang lain seolah-olah pengamen sebelumnya memberi sinyal kepada rekan-rekan sesama pengamen di sana. 

"Jangankan yang duduk, yang lagi foto-foto juga dimintai uang. Kalau di sana itu (Jalan Braga), harus gerak, jangan diam. Kalau memberi uang ke satu orang, harus siap-siap didatangi teman-temannya. Siklusnya terus begitu kalau nongkrong di sekitar Jalan Braga dan Asia-Afrika," ujar Ridwansyah. 

Indah Nurruzakiyah, seorang warga yang bekerja sebagai ibu rumah tangga, turut menceritakan pengalamannya saat ia sempat didorong oleh pengamen yang masih berusia anak-anak. Indah didorong setelah dirinya tidak memberikan uang kepada pengamen yang bersangkutan. 

"Di Braga dan Alun-alun banyak yang seperti itu. Saya pernah nggak memberi uang sama yang masih anak-anak, saya malah didorong. Untungnya tidak sampai jatuh," ujar Indah. 

Berbeda dengan Indah, seorang warga bernama Selvi mengalami kekerasan verbal saat dirinya dimintai uang oleh pengamen. Ia diteriaki kata kasar setelah dirinya tidak memberi uang.

"Saya sudah bilang 'punteun', tapi malah dijawab, 'euh anj**g'. Sudah saja saya jawab lagi, 'si anj**g'," ungkap Selvi. 

Seorang penata rias bernama Siti Nurhalima pun menceritakan bagaimana saat dirinya dipaksa oleh pengamen. Pengamen yang menghampirinya tetap memaksakan diri untuk menyanyi walau Siti sudah memberikan isyarat tangan tanda menolak secara halus. 

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 26 November 2021

Jumat, 26 November 2021 | 06:00 WIB

Jalan Kota Bandung Rusak, Perbaikan Minim Anggaran

Kamis, 25 November 2021 | 16:19 WIB
X