Kendaraan Selain Plat D Curi Waktu saat Petugas Istirahat di GT Pasteur

- Jumat, 7 Mei 2021 | 14:51 WIB
Kendaraan dengan pelat nomor selain D melintas tanpa melalui pemeriksaan ketika petugas sedang beristirahat, Jumat, 7 Mei 2021, 12.30-13.00 WIB.
Kendaraan dengan pelat nomor selain D melintas tanpa melalui pemeriksaan ketika petugas sedang beristirahat, Jumat, 7 Mei 2021, 12.30-13.00 WIB.

CICENDO, AYOBANDUNG.COM -- Beberapa kendaraan dengan nomor polisi selain D melintas di Gerbang Tol Pasteur tanpa melalui pemeriksaan petugas. Kendaraan-kendaraan itu memperoleh kesempatan di waktu-waktu istirahat ibadah Salat Jumat, 7 Mei 2021.

Dari pantauan Ayobandung.com, jumlah kendaraan yang melintas sekitar pukul 12.30 WIB memang tidak banyak. Ruas jalan dari gerbang tol menuju pertigaan Jalan Dr. Djunjunan-Surya Sumantri pun tampak lengang. Sampai sekitar pukul 13.00 WIB, para pengendara masih bisa melintas tanpa diperiksa.

Sekitar 100 meter dari gerbang tol, terdapat pos cek poin larangan mudik yang tampak tidak dijaga oleh petugas gabungan selama jam istirahat sehingga beberapa kendaraan bisa melewati pos tanpa diperiksa.

Di antara kendaraan dengan pelat nomor selain D yang lolos pemeriksaan, kendaraan dengan pelat nomor B adalah yang paling banyak terlihat memasuki Gerbang Tol Pasteur.

Selain pelat nomor B, ada juga kendaraan dengan pelat nomor F (Bogor, Sukabumi, Cianjur), T (eks Karesidenan Karawang), BK (Pesisir Timur Sumatra Utara), dan N (eks Karesidenan Malang).

Meski pelat nomor kendaraan memang tidak selalu menunjukkan dari mana penumpangnya berasal, seperti yang telah disampaikan oleh Sekda Kota Bandung Ema Sumarna, namun karena kendaraan itu tidak melalui pemeriksaan, belum dapat diketahui apakah para pengendara berasal dari wilayah Bandung Raya atau dari wilayah lain.

Terlepas dari wilayah asal para pengendara, selama mereka tidak bisa menunjukkan dokumen izin perjalanan dan dokumen bukti bebas dari Covid-19, pengendara yang melintasi cek poin penyekatan harus memutar balik.

"Di aglomerasi itu boleh. Tapi, dengan catatan, harus lolos uji dokumen perjalanan dan kesehatan. Apalagi yang di luar Kota Bandung. Harus dipenuhi itu. Tanpa itu, kita tidak ada toleransi," ujar Ema saat dirinya turun ke lapangan untuk mengawasi penyekatan di perbatasan Cibiru, Kamis, 6 Mei 2021.

Ema pun menyampaikan, pada awal berlangsungnya periode larangan mudik, pengawasan terhadap kendaraan-kendaraan yang masuk memang masih terbilang longgar. Oleh karena itu, Ema pun mengimbau kepada petugas dan masyarakat untuk menjalani program larangan mudik ini dengan lebih maksimal.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Terkini

Segini Tarif Tol Cisumdawu Setelah Gratis Dua Pekan

Selasa, 25 Januari 2022 | 13:44 WIB

Update Omicron Kota Bandung, 80 Kontak Erat Dites PCR

Senin, 24 Januari 2022 | 13:17 WIB

Kasus 6 Omicron Bandung Tersebar, Ini Update Terbaru

Senin, 24 Januari 2022 | 13:09 WIB
X