Todongkan Senjata ke Kurir, Alasan Pria di Bogor Ini Bikin Geleng-geleng

- Selasa, 4 Mei 2021 | 11:55 WIB
Pelaku penodong kurir Ninja Express di Bogor diamankan oleh Polres Bogor bersama Polsek Ciampea, Senin, 3 Mei 2021.
Pelaku penodong kurir Ninja Express di Bogor diamankan oleh Polres Bogor bersama Polsek Ciampea, Senin, 3 Mei 2021.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Pelaku yang menodong kurir Ninja Express dengan senjata jenis air softgun di Bogor telah diamankan Polres Bogor bersama Polsek Ciampea, Senin, 3 Mei 2021. Pelaku pemilik senjata itu diketahui berinisial G. 

Kejadian yang direkam korban dalam video dan sempat viral di media sosial itu berawal pada saat korban bernama Yoga Andrian mengantarkan sandal yang dipesan G secara online dengan metode bayar di tempat atau Cash on Delivery (COD) ke Kampung Cikareo, Desa Gunungmulya Kecamatan Tenjolaya yang merupakan alamat kediaman G.

Akan tetapi, setelah Yoga datang bersama pesanan yang diantarkannya, G enggan untuk membayar karena dia merasa sandal yang dibawa Yoga tidak sesuai dengan pesanannya.

Masalahnya, G sudah terlanjur membuka bungkus paket sehingga dia tidak bisa mengembalikan pesanan yang dianggap tidak sesuai dengan keinginannya.

Sebelumnya, Yoga sudah mengingatkan G agar tidak membuka bungkus paket jika spesifikasi barang yang dibeli tidak memenuhi ekspetasi. Namun, Yoga tetap membukanya dan malah sempat berdalih dengan mengatakan bahwa Yoga tidak sama sekali memberi peringatan kepadanya. 

"Tanya saja kurir-kurir yang lain, tidak bisa (dikembalikan) kalau sudah tidak bisa dibuka seperti itu," ujar Yoga dalam rekaman video yang viral pada hari Minggu, 2 Mei 2021.

Rupanya G sudah tiga kali memesan sandal di toko yang sama. Namun, sandal yang sampai ke rumahnya selalu tidak sesuai dengan keinginan G. Dia ingin sandal berwarna hitam sementara yang sampai ke rumahnya selalu berwarna coklat. 

Ternyata, G sendiri yang memang melakukan kesalahan saat memesan karena dia tidak memilih opsi warna yang sudah disediakan oleh toko sehingga sandal yang sampai ke rumahnya selalu tidak sesuai dengan ekspetasinya. 

Merasa kesal karena dirinya harus membayar sandal yang tidak sesuai dengan kemauannya, G pun mengambil air softgun miliknya dan mengancam Yoga. Yoga pun hanya bisa membela diri sambil memelas. 

"Saya lagi usaha, Pak," ujar Yoga saat melihat G memegang senjata api. 

Dari pengakuan G setelah diamankan polisi, dirinya membeli senjata jenis Cold Defender Series 90 secara online. Namun, G sendiri tidak memiliki surat kepemilikan resmi atas senjata tersebut. 

Dari pengembangan kasus yang dilakukan oleh Polres Bogor, ditemukan lagi satu pucuk air soft gun lain berjenis Glock 19 dan 11 Gotri Timah serta Hp Samsung galaxy A11 yang turut diamankan sebagai barang bukti. 

"Atas perbuatannya tersebut, tersangka G pun akan kita kenakan pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman sembilan tahun kurungan penjara dan pasal 335 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama satu tahun penjara dan juga pasal 1 ayat 1 UU Darurat No. 12. Tahun 1951 dengan ancaman hukuman penjara setinggi-tingginya 20 tahun penjara," ujar Kapolres Bogor Polda Jabar AKBP Harun di Mapolres Bogor, Senin, 3 Mei 2021. 

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Terkini

Pohon Tumbang Melintang di Jalan Tamansari Bandung

Senin, 18 Oktober 2021 | 11:33 WIB

Tiga Kios Terbakar di Jalan Soekarno Hatta

Minggu, 17 Oktober 2021 | 16:11 WIB

Jadwal Sholat Bandung Hari Ini 16 Oktober 2021

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 04:00 WIB

Cantiknya Warna Warni Mural di Babakan Siliwangi

Jumat, 15 Oktober 2021 | 13:23 WIB
X