Sumber Rezeki dari Tradisi Nadran di Makam Astana Anyar

- Senin, 12 April 2021 | 16:30 WIB
Kendaraan-kendaraan yang terpakir di sekitaran TPU Astana Anyar, di Jalan Bojongloa, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung.
Kendaraan-kendaraan yang terpakir di sekitaran TPU Astana Anyar, di Jalan Bojongloa, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung.

ASTANAANYAR, AYOBANDUNG.COM — Tradisi nadran sudah jadi tradisi ziarah kubur yang biasa dilakukan saat menyambut Ramadan. Tradisi ini melibatkan penghormatan keluarga dan mengenang berpulangnya salah satu anggota keluarga kepada Yang Maha Kuasa.

Di Bandung pun begitu, terdapat Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang senantiasa banjir akan peziarah untuk melaksanakan tradisi nadran. TPU tersebut adalah TPU Astana Anyar, di Jalan Bojongloa, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung.

Para penziarah kerap kali membawa kendaraan roda empat atau dua, untuk sampai ke TPU ini. Tak sedikit dari penziarah tersebut bukan merupakan penduduk asli dari Astanaanyar.

Dari membludaknya peziarah saat tradisi nadran, ada pula pihak yang diuntungkan dengan menjaga kendaraan-kendaraan yang terpakir di sekitaran TPU.

Muhammad Bima, salah satu contohnya, juru parkir (jukir) di TPU Astana Anyar ini mampu meraup keuntungan dari tradisi nadran dalam rangka munggahan.

Ia menyebut keuntungan yang diperolah ketika munggahan bisa mencapai Rp150.000 per harinya.

"Tapi kalau hari H lebaran bisa sampai dua atau tiga kali lipat" kata Bima, sapaan akrabnya kepada Ayobandung.com, Senin, 12 April 2021.

Ia mengatakan, para penziarah ini kebanyakannya datang dari luar Kota Bandung. Tetapi, tak sedikit pula warga Bandung yang berziarah, seperti dari Kopo, Soreang.

"Banyaknya dari Jakarta, Karawang juga ada," ucapnya.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

Jadwal Sholat Bandung Hari Ini 16 Oktober 2021

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 04:00 WIB

Cantiknya Warna Warni Mural di Babakan Siliwangi

Jumat, 15 Oktober 2021 | 13:23 WIB

Kebakaran di Pagarsih Hanguskan Lima Rumah

Kamis, 14 Oktober 2021 | 11:41 WIB

Update Covid-19 Bandung, Kasus Tersisa 102

Kamis, 14 Oktober 2021 | 07:30 WIB
X