Wahana di Alun-Alun Regol Terbengkalai dan Tidak Terurus

- Minggu, 4 April 2021 | 17:10 WIB
Ayunan, kursi kora-kora, dan kereta api, adalah wahana-wahana yang terbengkalai di taman Alun-Alun Regol karena terdampak pandemi Covid-19.
Ayunan, kursi kora-kora, dan kereta api, adalah wahana-wahana yang terbengkalai di taman Alun-Alun Regol karena terdampak pandemi Covid-19.

REGOL, AYOBANDUNG.COM –  Akibat pandemi Covid-19, taman Alun-Alun Regol menjadi satu dari beberapa taman di Kota Bandung yang harus ditutup fasilitas dan wahana-wahananya.

Meski ditutup, sejumlah warga tetap berkunjung ke Alun-Alun Regol untuk aktivitas tertentu. Menurut pantauan Ayobandung.com, beberapa fasilitas dan wahana di Alun-Alun Regol terbengkalai tak terurus.

Misalnya saja wahana kereta api. Wahana dengan rel berbentuk angka nol yang dapat menampung anak-anak ini terpaksa harus dibungkus oleh terpal pada awak kereta; dan ditutupi oleh beberapa tenda sarnafil atau tenda kerucut agar awak kereta tak terkena hujan.

Terlihat juga rel kereta yang sudah berkarat, warnanya memudar, beberapa besi dan batu penyangga rel juga sudah tak teratur di tempatnya.

Alun-Alun Regol juga menyediakan kolam renang yang bisa dimanfaatkan oleh warga terutama anak-anak. Tetapi sayang, saat pandemi seperti ini, kolam tersebut tak terisi air dan dibiarkan begitu saja.

Salah satu ciri khas dari taman Alun-Alun Regol adalah jembatan yang membentang tepat di atas Sungai Cikapundung. Jembatan ini merupakan jalur yang menyatukan antara Kecamatan Regol dan Kecamatan Lengkong.

Jembatan berwara kuning, oranye, dan merah ini, di bagian jalan jembatannya sudah tedapat lubang-lubang berisikan dedaunan yang gugur.

Tak hanya itu, bagian anak tangga menuju jembatan pun terlihat sudah retak dan tak kokoh. Dikhawatirkan kondisi itu dapat membuat jembatan runtuh dan jatuh ke sungai.

Di dekat jembatan, ada pula wahana lain yang terbengkalai tak terurus. Wahana itu adalah ayunan. Dua kursi ayunan tersebut harus diikat oleh rantai dan digembok, sehingga ayunan tertanggal di bagian mistar tiang penyangga. Terlihat juga rantai dan gembok yang digunakan sudah berkarat dan warnanya sudah pudar.

Tak jauh dari ayunan, terdapat wahana seperti kora-kora. Kursi yang bisa menampung sekiranya empat orang itu terjungkir di tempat, hanya disangga oleh bata merah di setiap sudut penyangga kursi. Warna cat dari kursi pun pudar, terlihat besi-besi di wahana itu berkarat.

Di bagian WC umum, toilet masih berfungsi sebagaimana mestinya. Akan tetapi kebersihan toilet tak terjaga. Terdapat noda-noda hitam di bagian dekat toilet dan alat penyemprot pun tak terletak di tempatnya.

Taman yang dibiayai dari sumber APBD sebesar Rp 20 miliar dan ditambah dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) sebesar Rp 5 miliar ini nasibnya cukup memprihatikan sekarang, akibat imbas pandemi. Tentunya, banyak pengunjung berharap pandemi akan segera usai, agar taman di Alun-Alun Regol dapat terawat dan berfungsi lagi dengan baik. [*]

Halaman:
1
2

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 21 Januari 2022

Jumat, 21 Januari 2022 | 05:00 WIB
X