Imlek di Tengah Pandemi, Jemaah Vihara Dharma Ramsi Dibatasi

- Jumat, 12 Februari 2021 | 13:54 WIB
Suasana di Vihara Dharma Ramsi yang dibatasi pengunjungnya pada perayaan Tahun Baru Imlek, Jumat (12/2/2021).
Suasana di Vihara Dharma Ramsi yang dibatasi pengunjungnya pada perayaan Tahun Baru Imlek, Jumat (12/2/2021).

ASTANAANYAR, AYOBANDUNG.COM — Ada yang berbeda dari perayaan Tahun Baru Imlek kali ini. Karena masih berada di tengah situasi pandemi Covid-19, berbagai perayaan yang identik diselenggarakan untuk menyambut Imlek di Kota Bandung ditiadakan.

Tak terkecuali di salah satu klenteng terbesar di Kota Bandung, yakni Vihara Dharma Ramsi. Klenteng yang berada di kawasan Cibadak ini harus membatasi jumlah jemaah yang masuk agar tidak menciptakan kerumuman.

Berdasarkan pantauan ayobandung.com, para jemaah yang datang terlebih dahulu diperiksa suhu tubuhnya. Setelah itu, mereka memasuki vihara secara bergatian. Pasalnya, kapasitas di dalam vihara hanya dapat diisi maksimal 50 persen dari kapasitas total.

"Sekarang teknisnya bisa masuk per lima orang, tidak bisa sekaligus. Sehari sebelumnya, saya sampaikan via WhatsApp ke warga agar bisa mengatur kedatangan, dan tidak membawa anak," tutur pihak pengelola vihara, Asikin, Jumat (12/2/2021).

-
Suasana di Vihara Dharma Ramsi yang dibatasi pengunjungnya pada perayaan Tahun Baru Imlek, Jumat (12/2/2021). (Ayobandung.com/Nur Khansa Ranawati)

Dia mengatakan, situasi tersebut sangat berbeda dengan tahun lalu. Biasanya, kala pagi hingga siang hari, para jemaah dapat memenuhi area vihara hingga hampir tidak berjarak. Mereka mengantre untuk dapat memanjatkan doa.

"Dulu mah penuh banget, sekarang harus diatur. Sampai pukul 10.00 WIB tadi jumlah pengunjungnya ada sekitar 100 orang bergantian," ungkapnya.

Situasi di sekitar Vihara dan Kampung Toleransi setempat pun tampak sepi. Tidak ada perayaan yang dilakukan pada Tahun Baru Imlek 2572 ini.

"Tidak ada barongsai apalagi kirab, pokoknya semua kegiatan yang bentuknya festival yang mengundang orang ditiadakan,"lanjutnya.

Camat Astana Anyar, Syukur Sabar, mengatakan pihaknya telah mengimbau warga untuk senantiasa menjaga protokol kesehatan ketika beribadah. Dari delapan vihara yang ada di kecamatan tersebut, beberapa di antaranya bahkan memilih untuk menutup operasional selepas ibadah tahun baru selesai.

"Ibadah ini sampai 15 hari ke depan, di sini ada 8 vihara, Dharma Ramsi adalah yang paling besar. Intinya tidak ada perayaan khusus, hanya berdoa. Bahkan ada dua vihara di Jalan Cibadak yang setelah ini langsung ditutup lagi," tutupnya.

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

Pohon Tumbang Melintang di Jalan Tamansari Bandung

Senin, 18 Oktober 2021 | 11:33 WIB

Tiga Kios Terbakar di Jalan Soekarno Hatta

Minggu, 17 Oktober 2021 | 16:11 WIB

Jadwal Sholat Bandung Hari Ini 16 Oktober 2021

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 04:00 WIB

Cantiknya Warna Warni Mural di Babakan Siliwangi

Jumat, 15 Oktober 2021 | 13:23 WIB
X