Hanya 9 Kecamatan di Kota Bandung Punya Tempat Isolasi Mandiri

- Senin, 1 Februari 2021 | 20:17 WIB
Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna.
Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna.

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah pusat saat ini menginstruksikan daerah yang melaksanakan PPKM untuk memiliki tempat isolasi mandiri di tingkat kelurahan/desa. Hal tersebut guna menekan bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit yang kian meninggi.

Kota Bandung tak terkecuali. Pemerintah Kota Bandung pun telah menginstruksikan kewilayahan untuk menyediakan tempat isolasi mandiri minimal di tingkat kecamatan. Namun, hingga saat ini baru 9 dari 30 kecamatan yang telah memiliki tempat isolasi mandiri dengan standar sesuai.

"Mendagri menekankan tempat isoman (isolasi mandiri) di level kelurahan/desa. Kalau di Bandung tingkat kelurahan dan kecamatan. Tapi dari 30 kecamatan, baru 9 yang memenuhi standar," ungkap Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna di Balai Kota Bandung, Senin (1/2/2021).

Dia mengatakan, banyak tempat isolasi yang diajukan belum memenuhi standar. Mulai dari luas ruangan hingga ventilasi yang kurang baik.

"Kondisi di masing-masing wilayah kan berbeda. Kami terus minta agar pak camat tidak berhenti, harus mencari lagi," ungkapnya.

Di sisi lain, menghadirkan tempat isolasi mandiri di tingkat kecamata bukanlah tanpa hambatan. Penolakan warga menjadi salah satu isu yang harus dihadapi.

Seperti yang tengah berlangsung di Kecamatan Coblong. Warga RW 06 Kelurahan Dago menolak alihfungsi sementara salah satu hotel di kawasan tersebut untuk dijadikan tempat isolasi mandiri para OTG karena khawatir Covid-19 merebak ke pemukiman.

Camat Coblong Krinda Hamidipradja mengatakan penolakan telah berlangsung sejak peninjauan lokasi dilakukan. Padahal, saat ini Kecamatan Coblong menempati peringkat kedua kasus Covid-19 aktif terbanyak di Kota Bandung.

"Kita pertama cek kesiapan manajemen hotel, mau enggak dijadikan rumah singgah, lalu manajemen siap. Rapat kedua baru pengecekan ke lapangan bersama satgas dan perwakilan RT-RW. Tetapi saat rapat, para warga sudah keberatan," ungkapnya, Minggu (31/1/2021).

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini

Waspada, Ini Daerah Rawan Pohon Tumbang di Bandung

Jumat, 22 Oktober 2021 | 17:56 WIB

Peserta PTM di Bandung yang Terpapar Covid Bertambah

Jumat, 22 Oktober 2021 | 16:02 WIB

Atlet Cemas Tak Dapat Kadeudeuh dari Pemkot Bandung

Jumat, 22 Oktober 2021 | 15:15 WIB

PTM di 12 Sekolah di Bandung Dihentikan Sementara!

Jumat, 22 Oktober 2021 | 13:13 WIB
X