Warga Cianjur Dapat Ayam Hidup dari Bantuan Kemensos

- Selasa, 26 Januari 2021 | 06:37 WIB
Ilustrasi ayam hidup.
Ilustrasi ayam hidup.

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM -- Warga Cianjur mendapatkan bantuan pangan non-tunai (BPNT) berupa ayam hidup dari Kementerian Sosial (Kemensos). Bahkan, beberapa warga mendapati ayam tersebut telah mati ketika tiba di rumah, sehingga tak bisa diolah.

Salah seorang penerima bansos warga Pagelaran, Cianjur mengaku kebingungan dengan bansos yang diterimanya kali ini.

Biasanya, ia mendapatkan bansos berupa daging ayam potong yang siap diolah. Namun, kali ini ia justru mendapatkan seekor ayam yang masih hidup.

"Ada juga yang mati saat tiba di rumah. Bingung dan kesal juga karena malah tidak bisa diolah, Mau disembelih juga enggak bisa karena kondisinya mati," kata warga yang enggan disebutkan namanya.

Ia mengaku pemberian bansos berupa ayam hidup cukup merugikan warga. Ia berharap bisa kembali mendapatkan bantuan daging ayam siap olah, bukan ayam hidup.

"Mending daging ayam potong, setengah kilogram murni daging. Kalau ayam hidup ada jeroan dan lainnya, belum lagi ada yang mati," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Dinas Sosial Kabupaten Cianjur, Surya, mengaku baru mengetahui ada pembagian bansos berupa ayam hidup.

Menurutnya, bansos BPNT yang diperuntukkan bagi warga miskin tersebut biasanya berupa sembako, bukan ayam hidup.

Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan mendapatkan bantuan senilai Rp200.000 melalui kartu khusus.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Terkini

Tiga Kios Terbakar di Jalan Soekarno Hatta

Minggu, 17 Oktober 2021 | 16:11 WIB

Jadwal Sholat Bandung Hari Ini 16 Oktober 2021

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 04:00 WIB

Cantiknya Warna Warni Mural di Babakan Siliwangi

Jumat, 15 Oktober 2021 | 13:23 WIB

Kebakaran di Pagarsih Hanguskan Lima Rumah

Kamis, 14 Oktober 2021 | 11:41 WIB
X