Langgar Protokol Kesehatan, 8 Kafe di Jalan Martadinata Bandung Disegel

- Sabtu, 19 Desember 2020 | 11:21 WIB
Akibat langgar protokol kesehatan kafe dan restoran di sekitaran jalan L.L.R.E Martadinata Kota Bandung disegel sementara.
Akibat langgar protokol kesehatan kafe dan restoran di sekitaran jalan L.L.R.E Martadinata Kota Bandung disegel sementara.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Sebanyak delapan kafe dan restoran di sekitaran jalan L.L.R.E Martadinata Kota Bandung disegel sementara. Hal tersebut dilakukan lantaran melanggar Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 73 Tahun 2020 tentang pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) yang diperketat.

Rata-rata pelanggaran yang ditemui di kafe dan restoran tersebut adalah terkait jam operasional dan okupansi pengunjung. Kafe dan resto buka melebihi jam operasional maksimal, dan tidak mematuhi maksimal kapasitas pengunjung yakni 30%.

"Ada beberapa tempat yang sudah kita tindak karena melanggar Perwal. Oleh karena itu kami imbau kepada masyarakat untuk selalu mematuhi ketentuan-ketentuan yang ada," ungkap Camat Bandung Wetan, Sony Bakhtyar, Jumat (18/12/2020) malam.

Dia mengatakan, selain melanggar jam operasional dan maksimal okupansi, terdapat pula yang menyalahi izin. Oleh karenanya, kedelapan kafe dan resto tersebut akan disegel sementara berkoordinasi dengan Satpol PP.

"Sementara kita segel dulu. Kita akan berkoordinasi dengan Satpol PP. Karena penegakkan Perda dan Perwal kewenangannya Satpol PP," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dewi Kaniasari mengapresiasi langkah Kecamatan Bandung Wetan untuk melakukan penyegelan. Hal tersebut diharapkan dapat memberi efek jera bagi pelanggar lainnya.

"Ini akan menjadi percontohan yang bagus. Kami harapkan camat yang lain juga bisa berkolaborasi," ungkapnya.

"Kota Bandung ini masih zona merah, kita mengharapkan seluruh masyarakat harus disiplin protokol kesehatan dan taat aturan," lanjutnya.

Dia menyebutkan, penyegelan sementara tersebut merupakan salah satu bentuk peringatan bagi para pelaku usaha untuk tertib melaksanakan aturan AKB. Bila pelanggaran terus berlanjut, ancaman pencabutkan izin usaha dapat diberlakukan.

"Tadi juga ada perizinan yang tidak sesuai, ini harus menjadi perhatian kita semua terutama untuk penegakkan Perda dan Perwal. Tadi disegel, ini satu peringatan dari kita, kalau masih bandel bisa sampai pencabutan izin usaha," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Seksi Penyidikan dan Penindakan Satpol PP Kota Bandung, Mujahid Syuhada menjelaskan penyegelan merupakan penutupan sementara untuk beberapa tempat yang melanggar peraturan. Selain kedelapan kafe tersebut, sebelumnya beberapa toko modern atau minimarket pun telah disegel.

Hingga pelanggaran tersebut diurus, pihak Satpol PP masih akan terus melakukan pengawasan.

"(Yang disegel) belum bisa beroperasi lagi. Kita akan mengawasi dan menindak dengan persuasif," ungkap Mujahid. 

 

 

Foto : Dok. Humas Pemkot Bandung

Editor: Andres Fatubun

Tags

Terkini

Jadwal SIM Keliling Kota Bandung 18 September 2021

Sabtu, 18 September 2021 | 05:00 WIB

5 Toko Roti Nuansa Jadul Terpopuler di Kota Bandung

Jumat, 17 September 2021 | 18:51 WIB

Nasib Seniman Bandung Bak Karya Senin yang Abstrak

Jumat, 17 September 2021 | 14:11 WIB

Jadwal Sholat Bandung Hari Ini, 17 September 2021

Jumat, 17 September 2021 | 05:32 WIB

Cuaca Kota Bandung Hari Ini, Hujan di Sore Hari

Jumat, 17 September 2021 | 05:26 WIB

Ratusan Karyawan Damri Bandung 7 Bulan Belum Digaji

Kamis, 16 September 2021 | 13:57 WIB
X