HOG Siliwangi Benarkan Ketuanya Jadi Tersangka Penganiayaan TNI

- Kamis, 5 November 2020 | 08:19 WIB
Unggahan video pengeroyokan anggota TNI oleh anggota HOG Siliwangi di Bukittinggi.
Unggahan video pengeroyokan anggota TNI oleh anggota HOG Siliwangi di Bukittinggi.

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Sebanyak lima orang anggota Harley Owners Group (HOG) Siliwangi Bandung Chapter telah ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan dua anggota TNI di Bukittinggi, Sumatra Barat. Salah satu tersangka di antaranya merupakan Ketua dari HOG Siliwangi, yaitu R. Heryanto.

"Betul (ditetapkan tersangka)," ujar Humas HOG SBC Epriyanto, Rabu (4/11/2020).

Ia mengatakan, dalam peristiwa tersebut, Heryanto tidak bertindak sebagai ketua, melainkan sebagai pribadi yang tertera dalam berita acara pemeriksaan.

"Beliau bertindak sebagai pribadi, bukan sebagai ketua organisasi," ungkapnya. Epriyanto tidak memerinci peran Heryanto tersebut.

Kepolisian Resor (Polres) Bukittinggi, Sumatra Barat (Sumbar), telah menetapkan satu tersangka baru dalam kasus dugaan penganiayaan prajurit TNI oleh pengendara motor gede (moge) HOG Siliwangi Chapter Bandung Indonesia yang terjadi di Kota Bukittinggi pada Jumat (30/10/2020).

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Satake Bayu Setianto, mengatakan, satu tersangka baru berdasarkan hasil gelar perkara yang dilakukan penyidik, yakni pengemudi berinisai TS (33 tahun). Dia menjelaskan, pelaku TS mendorong korban sampai terjatuh.

Hal itu diperkuat sejumlah saksi di lokasi tersebut dan rekaman video CCTV. "Jumlah total tersangka yang ditahan saat ini menjadi lima orang," kata Satake di Kota Padang, Senin (2/11/2020).

Sebelumnya, polisi telah menetapkan empat pengendara moge tersangka penganiayaan bintara intelijen Kodim 0304/Agam, yaitu Sersan Dua (Serda) M Yusuf dan Serda Mustari. Satake mengatakan, awalnya, polisi menetapkan dua pelaku, yakni BS (18) dan MS (49) pada Sabtu (31/10/2020).

Setelah dilakukan pengembangan, ada dua tambahan tersangka baru HS (48) dan JA (26) pada Minggu (1/11/2020). "Keempatnya saat ini ditahan di rumah tahanan Mapolresta Bukittinggi," kata Satake.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Terkini

X