Upah Minimum 2021 Tidak Naik, Buruh Bandung: Kami Lebih Menderita

- Selasa, 27 Oktober 2020 | 11:36 WIB
Buruh dari berbagai organisasi melakukan unjuk rasa menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (8/10/2020).
Buruh dari berbagai organisasi melakukan unjuk rasa menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (8/10/2020).

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Ketua Forum Komunikasi Serikat Pekerja Serikat Buruh Kota Bandung Hermawan memprotes keputusan sepihak pemerintah meniadakan kenaikan UMK 2021.

Selain menyalahi aturan yang dibuat sendiri, pemerintah dinilai telah melukai jutaan buruh di Indonesia yang semakin tergerus kesejahteraannya selama pandemi Covid-19. 

“Yang rugi akibat pandemi bukan hanya pengusaha. Kami para buruh jauh lebih menderita. Sebagian teman kami sampai saat ini masih belum bisa kembali bekerja. Ada juga yang bekerja dengan pendapatan tinggal 25% saja,” kata Hermawan kepada Ayobandung.com lewat saluran telepon, Selasa (27/10/2020).  

Per 2018 lalu, tercatat jumlah buruh di Kota Bandung sekitar 106.000 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 66.000 di antaranya tergabung dalam berbagai serikat yang ada.

Pada April 2020, Pemerintah Kota Bandung melaporkan 52 perusahaan di Kota Bandung terdampak pandemi. Imbas lebih jauh, sebanyak 3.396 buruh dan karyawan mengalami PHK dan 5.804 orang lainnya dirumahkan sementara.

Hermawan memastikan, buruh Bandung akan melakukan protes dan perlawanan terhadap kebijakan penetapan UMK 2021. Para pengurus serikat pekerja segera melakukan konsolidasi untuk melakukan langkah berikutnya. 

Selain menyampaikan surat ke pemerintah pusat, mereka juga akan menggelar unjuk rasa di hadapan para pejabat dan wakil rakyat tingkat kota.
“Kami juga menuntut Pemerintah Kota Bandung untuk mengevaluasi program-program untuk buruh. Sebagian program itu tidak efektif. Bus buruh, misalnya, hanya melintas di jalan-jalan utama, sementara pabrik-pabrik kami menjorok jauh di dalam,” ucap Hermawan.

 

Daftar UMK Bandung Raya

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Terkini

Waspada, Ini Daerah Rawan Pohon Tumbang di Bandung

Jumat, 22 Oktober 2021 | 17:56 WIB

Peserta PTM di Bandung yang Terpapar Covid Bertambah

Jumat, 22 Oktober 2021 | 16:02 WIB

Atlet Cemas Tak Dapat Kadeudeuh dari Pemkot Bandung

Jumat, 22 Oktober 2021 | 15:15 WIB

PTM di 12 Sekolah di Bandung Dihentikan Sementara!

Jumat, 22 Oktober 2021 | 13:13 WIB
X