Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Ini 3 Cara Memulai Gaya Hidup Zero Waste

- Jumat, 5 Juni 2020 | 11:00 WIB
[Ilustrasi] Faya hidup zero waste. (Pixabay)
[Ilustrasi] Faya hidup zero waste. (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM href="https://www.ayobandung.com/tag/Hari Lingkungan Hidup">Hari Lingkungan Hidup Sedunia diperingati setiap tanggal 5 Juni. Hal ini sebagai upaya dari PBB agar kesadaran masyarakat terhadap lingkungan terus meningkat.

Salah satu upaya menjaga lingkungan yaitu dengan menerapkan href="https://www.ayobandung.com/tag/ gaya hidup"> gaya hidup zero waste. Zero waste secara sederhana adalah hidup dengan meminimalisasi sampah sehari-hari seminim mungkin hingga mencapai nol.

xss=removed>AYO BACA: Unik! Alarm Mobil Bisa Deteksi Sopir yang Mengantuk

xss=removed>AYO BACA: Unik! Hotel Berbentuk Kentang Raksasa, Yuk Intip Isinya

xss=removed>AYO BACA: Unik! Seorang Anak di Bandungkidul Miliki Warna Mata Berubah-ubah

Zeiny Sofiani (24), menjadi salah seorang anak muda Kota Bandung yang menjalankan href="https://www.ayobandung.com/tag/ gaya hidup"> gaya hidup zero waste.

Zeiny saat ini sedang menjalankan online shop penyedia berbagai kebutuhan makan dan belanja ramah lingkungan.

Wanita yang akrab disapa Jeje ini mengaku mulai belajar mengaplikasikan href="https://www.ayobandung.com/tag/ gaya hidup"> gaya hidup zero waste sejak dua tahun lalu. Dimulai dari mengganti sedotan plastik sekali pakai dengan sedotan stainless steel, saat ini dirinya telah berupaya sama sekali tidak menggunakan plastik untuk kebutuhan makan sehari-hari.

AYO BACA: Wanita Ini Meninggal Setelah Melahirkan, Tapi Menyelamatkan 50 Hidup Orang Lain

AYO BACA: Kenang Kematian Bayinya, Perempuan Ini Sumbang ASI Tolong Bayi Lain

AYO BACA: Nenek 99 Tahun Baru Terima Surat Cinta dari Tunangannya yang Hilang di PD II

Ada 3 tips yang dibagi Jeje untuk dapat memulai href="https://www.ayobandung.com/tag/ gaya hidup"> gaya hidup ramah lingkungan tersebut : 

1. Mulai dari hal kecil

"Aku sendiri pun belum zero waste 100%, tapi bukan jadi alasan untuk tidak memulai," ujarnya. Tak dapat dipungkiri, untuk dapat sama sekali tidak menghasilkan sampah dalam kehidupan sehari-hari adalah sesuatu yang perlu dicapai dengan upaya besar. Pasalnya, kerap ada hal-hal di luar keinginan pribadi yang mau tidak mau berbuah menjadi sampah, seperti kiriman paket, misalnya.

Namun, jangan jadikan hal tersebut sebagai penghalang untuk mulai merubah kebiasaan. Mulailah dari hal paling kecil yang dapat dilakukan, dan teruslah konsisten melakukannya. Bagi Jeje, hal itu berarti mengganti penggunaan sedotan plastik dengan sedotan yang dapat dipakai berulang-ulang.

"Biasanya kalau sudah mulai selangkah, nantinya akan keterusan," tuturnya.

2. Percaya akan membawa perubahan

Jangan pesimistis bahwa langkah kecil yang dilakukan tidak akan membawa perubahan. Mengganti sedotan plastik mungkin terdengar sepele, namun bila hal kecil tersebut dilakukan oleh banyak orang, jumlah sampah yang berkurang pun akan signifikan.

Bahkan, bukan tidak mungkin hal tersebut akan mengubah demand produk plastik tersebut, yang mulai tampak dari sejumlah kafe dan restoran di Kota Bandung yang tidak lagi menyediakan sedotan plastik.

xss=removed>AYO BACA: 8 Manfaat Puasa Menurut Sains, Bantu Diet Secara Sehat

xss=removed>AYO BACA: Ditinggalkan karena Gemuk, Wanita Ini Diet dan Berhasil Balas Dendam

xss=removed>AYO BACA: xss=removed> Ingin Diet Berhasil dan Sehat, Lakukan 4 Hal Ini di Akhir Pekan

"Jangan merasa dengan membawa tumbler (botol minum) ke mana-mana tidak akan berpengaruh untuk mengurangi sampah, karena prosesnya butuh waktu. Bila banyak orang melakukan itu, sampah bisa berkurang," ungkapnya. 

3. Percaya diri

Jeje mengatakan, rasa percaya diri juga diperlukan untuk terus dapat melangsungkan href="https://www.ayobandung.com/tag/ gaya hidup"> gaya hidup yang bisa jadi di mata sebagian orang masih terbilang 'aneh'. Jangan sungkan untuk meminta barista di kedai kopi langganan untuk mengisikan kopi di tumbler yang dibawa, alih-alih menggunakan gelas plastik.

"Nanti juga setelah mulai, akan timbul perasaan keren dan bangga sudah berani melakukan hal itu," tuturnya.

<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/qsUX_L3m_0Y" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>

Halaman:

Editor: M. Naufal Hafizh

Tags

Terkini

PPKM Diperpanjang, Kasus Covid-19 Bandung Tersisa 93

Selasa, 19 Oktober 2021 | 06:00 WIB

Wagros Jadi Wadah UMKM Jabar Pulihkan Ekonomi

Senin, 18 Oktober 2021 | 20:59 WIB

Lansia di Jabar Bisa Vaksinasi Covid-19 di Bidan Desa

Senin, 18 Oktober 2021 | 20:56 WIB

Pohon Tumbang Melintang di Jalan Tamansari Bandung

Senin, 18 Oktober 2021 | 11:33 WIB

Tiga Kios Terbakar di Jalan Soekarno Hatta

Minggu, 17 Oktober 2021 | 16:11 WIB
X