Gandeng KPK, Pemkot Bandung Pastikan Bansos Covid-19 Tepat Sasaran

- Kamis, 14 Mei 2020 | 20:08 WIB
Gedung KPK. (istimewa)
Gedung KPK. (istimewa)
<p> p><p><strong>JAKARTA, AYOBANDUNG.COMstrong> -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memastikan kelancaran penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat terdampak Covid-19. Sehingga, bantuan bisa tersalurkan secara tertib dan tepat sasaran.p> <p>Wakil Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, Yana Mulyana mengungkapkan, dari diskusi dengan<a href="https://www.ayobandung.com/tag/-KPK"> KPKa> melalui rapat daring, salah satu kunci keberhasilan penyaluran bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) ditentukan oleh akurasi data.p> <p>“KPK ingin mengawal pendistribusian bantuan sosial terhadap masyarakat terdampak pandemi Covid-19. Tadi diskusi dan ujungnya proses data ini didapat dari mana, itu yang ditekankan karena jangan sampai penerima tumpang tindih,” ucap Yana usai rapat daring bersama<a href="https://www.ayobandung.com/tag/-KPK"> KPKa> di Bandung Command Centre, Jalan Wastukancana, Kamis (14/5/2020).p> <p><strong>AYO BACA : strong>p><p>Yana menuturkan, pendataan di Kota Bandung berproses secara berjenjang. Selain dari pemerintah pusat, data diselaraskan melalui verifikasi dan validasi di tingkat kewilayahan sampai pada level RT dan RW.p> <p>Menurut Yana, langkah <a href="https://www.ayobandung.com/tag/Pemkot-Bandung">Pemkot Bandunga> tersebut mendapat apresiasi dari<a href="https://www.ayobandung.com/tag/-KPK"> KPKa>, lantaran dengan waktu satu pekan mampu mengolah data cukup komprehensif dan penuh ketelitian.p> <p>“Karena di situasi seperti ini, di satu sisi kalau kita perketat kesehatan, eonomi kedodoran. Tapi kalau ekonominya longgar kita ngeri juga &#39;second wave&#39; pandemi ini lebih bahaya. Makanya sesuai arahan Pak Wali bantuan ini prinsipnya berkeadilan, jangan ada duplikasi,” ujarnya.p> <p><strong>AYO BACA : strong>p><p>Yana menambahkan, selain dengan melibatkan aparat kewilayahan, Dinas Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan (Dinsosnangkis) sebagai leading sector juga bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).p> <p>“Validasi itu kita punya data dulu termasuk yang dari pusat. Kita serahkan lagi ke kewilayahan kemudian balik lagi. Kita validasi lagi. Dinsos dan Disdukcapil membersihkan data. Setelah validasi itu kita balikan lagi ke kewilayahan,” ungkapnya.p> <p>Yana menegaskan, <a href="https://www.ayobandung.com/tag/Pemkot-Bandung">Pemkot Bandunga> ingin memastikan bantuan JPS ini bisa diberikan secara adil dan merata. Sehingga, harus cermat agar tidak ada duplikasi penerima antara bantuan yang berasal dari pemerintah pusat, provinsi maupun Pemkot.p> <p>“Kita juga punya sistem pengaduan. Kita ingin transparansi datanya kita ditempel kewilayahan, warga bisa proaktif melihat,” terangnya.p> <p>Sementara itu, Kepala Satuan Tugas Koordinasi Pencegahan Wilayah V<a href="https://www.ayobandung.com/tag/-KPK"> KPKa>, Budi Waluya menyatakan pihaknya akan selalu membuka pintu koordinasi untuk berkonsultasi masalah seputar penanganan Covid-19, khususnya terkait anggaran bantuan sosial.p> <p>“Terima kasih atas perhatian dan diskusinya. Tujuan kami ingin memastikan dana APBN dan APBD untuk bantuan ini bisa dilaksanakan secara efektif, tepat sasaran dan akuntabel,” kata Budi.p><p><strong>AYO BACA : strong>p>

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini

Vaksinasi Kota Bandung Capai 99 Persen

Senin, 6 Desember 2021 | 12:35 WIB

Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 6 Desember 2021

Senin, 6 Desember 2021 | 05:00 WIB

Lokasi Ganjil Genap Bandung dan Aturan Lengkapnya

Minggu, 5 Desember 2021 | 06:00 WIB
X