Korban Rudapaksa JN Diduga Lebih Dari Satu Orang

- Kamis, 13 Februari 2020 | 15:45 WIB
[Ilustrasi] Rudapaksa. (Istimewa)
[Ilustrasi] Rudapaksa. (Istimewa)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Polresta Bandung masih mengembangkan kasus dugaan href="https://www.ayobandung.com/tag/rudapaksa">rudapaksa yang dilakukan oleh href="https://www.ayobandung.com/tag/-JN"> JN terhadap seorang remaja asal Kabupatem Bandung.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan mengatakan, JN diduga melakukan href="https://www.ayobandung.com/tag/rudapaksa">rudapaksa dengan modus mendekati korban melalui akun media sosial palsu.

"Tersangka atas nama href="https://www.ayobandung.com/tag/-JN"> JN membuat akun palsu media sosial dengan nama dan foto perempuan. Melalui akun tersebut dia berkenalan dengan korban dan mendekatinya," tutur Hendra, Kamis (13/2/2020).

Awalnya korban dijanjikan akan diberi pekerjaan bergaji Rp12,5 juta dan telepon genggam. Namun syaratnya harus mengirimkan foto tanpa busana.

AYO BACA : Prostitusi Bandung: Bisnis Esek-esek Mulai Rp150 Ribuan

Karena tergiur, korban menuruti syarat tersebut. Melalui akun media sosial palsu tersebut, tersangka mengarahkan agar korban bertemu dengan seseorang yang tidak lain adalah tersangka.

Bermodal foto tanpa busana korban, JN kemudian memaksa korban melayani hawa nafsunya.

Tersangka juga merekam adegan href="https://www.ayobandung.com/tag/rudapaksa">rudapaksa terhadap korban. Video tersebut digunakan untuk mengancam korban agar kembali mau melakukan hubungan badan.

"Kalau tidak mau, JN mengancam akan menyebarkan video tersebut kepada keluarga dan orang terdekat korban," ujarnya.

Halaman:

Editor: M. Naufal Hafizh

Tags

Terkini

X