Gandeng LPS, Ayo Media Network Bahas Keuangan Milenial di Era Digital

- Senin, 23 Desember 2019 | 17:51 WIB
Diskusi bertajuk ‘Financial Freedom in Digital Era’ yang digelar perusahaan media multiplatform Ayo Media Network yang bekerja sama dengan LPS di Hotel Courtyard, Dago, Bandung, Senin (23/12/2019). (Ayobandung.com/Nur Khansa Ranawati)
Diskusi bertajuk ‘Financial Freedom in Digital Era’ yang digelar perusahaan media multiplatform Ayo Media Network yang bekerja sama dengan LPS di Hotel Courtyard, Dago, Bandung, Senin (23/12/2019). (Ayobandung.com/Nur Khansa Ranawati)

COBLONG, AYOBANDUNG.COM -- Bagi generasi milenial, bertransaksi menggunakan fasilitas keuangan berbasis digital bukan lagi hal baru. Mulai dari membayar kebutuhan sehari-hari secara cashless, memanfaatkan fasilitas pinjaman dari sejumlah perusahaan fintech, hingga berinvestasi melalui aplikasi saham atau reksadana yang marak dijumpai.

Meski praktis, bertransaksi secara digital juga memerlukan kehati-hatian. Pasalnya, saat ini marak aplikasi penyedia jasa keuangan berbasis digital yang mengaku telah dijamin keamanannya melalui lembaga pengawasan yakni Otoritas Jasa href="https://www.ayobandung.com/tag/-Keuangan"> Keuangan (OJK) maupun lembaga penjamin keutuhan simpanan nasabah yakni Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Hal tersebut mengemuka dalam diskusi bertajuk “Financial Freedom in href="https://www.ayobandung.com/tag/-Digital"> Digital href="https://www.ayobandung.com/tag/-Era"> Era” yang digelar perusahaan media multiplatform href="https://www.ayobandung.com/tag/-Ayo-Media-Network"> Ayo Media Network yang bekerja sama dengan href="https://www.ayobandung.com/tag/-LPS"> LPS di Hotel Courtyard, Dago, Bandung, Senin (23/12/2019).

"Ada beberapa pengaduan masyarakat yang menemukan fintech yang mengaku dijamin href="https://www.ayobandung.com/tag/-LPS"> LPS padahal tidak. Itu sudah banyak berkeliaran," ungkap Public Relation Officer href="https://www.ayobandung.com/tag/-LPS"> LPS Az Mutaqqin saat diskusi.

AYO BACA : Milenial Indonesia Belum Melek Rencana Keuangan

Dirinya mengatakan, terdapat ciri autentik penyedia jasa keuangan digital tersebut benar-benar terawasi atau tidak.

"Tanda bahwa lembaga tersebut sudah benar-benar dijamin adalah adanya stiker dan logo href="https://www.ayobandung.com/tag/-LPS"> LPS terbaru, dan href="https://www.ayobandung.com/tag/-LPS"> LPS hanya menjamin produk simpanan perbankan," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya memaparkan latar belakang dan tujuan berdirinya lembaga yang merupakan penjamin keamanan uang nasabah satu-satunya di Indonesia itu. Beroperasi pada September 2005, LPS didirikan atas dasar pengalaman krisis moneter 21 tahun lalu yang meyebabkan 16 bank dilikuidasi.

"Tujuan pendiriannya adalah untuk melakukan perlindungan terhadap simpanan nasabah perbankan juga menjaga stabilitas bank," katanya.

Halaman:

Editor: M. Naufal Hafizh

Tags

Terkini

Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 26 November 2021

Jumat, 26 November 2021 | 06:00 WIB

Jalan Kota Bandung Rusak, Perbaikan Minim Anggaran

Kamis, 25 November 2021 | 16:19 WIB
X