[Lipkhas] Pasir Junghuhn, Wilayah Kekuasaan Sang Ahli Botani Dunia

- Kamis, 12 Desember 2019 | 07:51 WIB
Rumah Sakit Pasir Junghuhn. (ayobandung/Rizma Riyandi)
Rumah Sakit Pasir Junghuhn. (ayobandung/Rizma Riyandi)

PANGALENGAN, AYOBANDUNG.COM -- Pada abad ke-18, Pangalengan menjadi salah satu wilayah yang banyak dihuni oleh orang-orang Eropa. Bukan hanya Karel Albert Rudolf Bosscha yang  menetap di Perkebunan Teh Malabar sejak tahun 1896, beberapa tahun sebelum itu Franz Wilhelm Junghuhn juga tinggal di Hutan Malabar.

Pejelajah sekaligus ahli botani kelahiran Jerman 26 Oktober 1809 itu tinggal di hutan Malabar demi mengerjakan proyek ambisius Belanda untuk menanam dan memproduksi kina.


Lukisan Franz Wilhelm Junghuhn (wikipedia)

AYO BACA : [Lipkhas] Upaya Bosscha Beri Akses Pendidikan untuk Pribumi

Hingga saat ini kita bisa melihat beberapa peninggalannya, seperti bekas rumah tinggal Junghuhn, Pabrik Kina, dan kebun kina di sebuah bukit yang oleh warga sekitar disebut 'Pasir Junghuhn'. Dalam bahasa Indonesia, frase bahasa sunda tersebut berarti Bukit Junghuhn.

Junghuhn sendiri dikenal sebagai salah satu ahli botani terkemuka di dunia. Ia menemukan berbagai tanaman tropis dan spot-spot penting dari hasil penjelajahannya selama di Pulau Jawa. Salah satunya adalah Kawah Putih yang saat ini menjadi ikon wisata Kabupaten Bandung.

Semua penemuan dari hasil ekspedisinya ditulis dalam magnum opus yang berjudul 'Java, Zijne Gedaante, Zijne Plantentooi en Inwendige Bouw'. Kecintaannya terhadap Pulau Jawa membuat Junghuhn tak sungkan memboyong istrinya menetap di Hindia Belanda. Selain tinggal di Hutan Malabar untuk keperluan dinas mengawasi pembangunan pabrik kina, Junghuhn juga memiliki rumah tinggal di Lembang yang ditempati hingga akhir hayatnya.

AYO BACA : [Lipkhas] Berkunjung ke Rumah Antik Juragan Teh Malabar

Menurut penuturan Enjang Saefudin (48), putera dari 'Jongos' Junghuhn, sang tuan memulai proyek kina dengan menanam pohon kina di sekitar Hutan Malabar. "Setelah itu, Tuan Junghuhn membangun pabrik yang lokasinya tidak jauh dari rumah beliau. Paling jaraknya hanya 500 meter dari rumah," ujar Enjang pada Ayobandung, Sabtu (7/12/2019).

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Terkini

Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 26 November 2021

Jumat, 26 November 2021 | 06:00 WIB

Jalan Kota Bandung Rusak, Perbaikan Minim Anggaran

Kamis, 25 November 2021 | 16:19 WIB
X