Diambil Alih KCIC, Pinjaman Pemkab KBB Turun Rp290 Miliar

- Selasa, 29 Oktober 2019 | 19:34 WIB
Seorang pengendara melintasi jalan rusak di KBB yang membutuhkan perbaikan. (Tri Junari/Ayobandung.com)
Seorang pengendara melintasi jalan rusak di KBB yang membutuhkan perbaikan. (Tri Junari/Ayobandung.com)
<p> p><p><strong>NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COMstrong>--Rencana pinjaman Pemerintah Kabupaten Bandung Barat kepada Bank Infrastruktur PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) senilai Rp324 miliar turun menjadi Rp290 miliarp> <p>Pinjaman itu dilakukan untuk memperbaiki seluruh ruas jalan di KBB, namun dikurangi estimasi ruas jalan Kadudampit-Puteran, Kecamatan Cikalongwetan yang kini dibangun proyek PT Kereta Cepat Indonesia Chinap> <p><strong>AYO BACA : strong>p><p>Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) KBB, Asep Wahyu mengatakan, tadinya perbaikan ruas jalan di Cikalongwetan tersebut akan dibiayai dari dana pinjamanp> <p>"Tapi karena sedang diperbaiki PT<a href="https://www.ayobandung.com/tag/-KCIC"> KCICa>, akhirnya perbaikan jalan oleh<a href="https://www.ayobandung.com/tag/-Pemkab-Bandung-Barat"> Pemkab Bandung Barata> dibatalkan. Hal ini berpengaruh pada pinjaman yang kita ajukan kepada PT SMI yang sebelumnya Rp324 miliar menjadi sekitar Rp290 miliar," kata di di Ngamprah, Selasa (29/10/2019).p> <p><strong>AYO BACA : strong>p><p>Seperti diketahui, pinjaman dana sebesar Rp324 miliar yang diajukan Pemerintah KBB kepada PT SMI digunakan untuk membiayai perbaikan dan pelebaran infrastruktur jalan, terutama di wilayah selatan.p> <p>Awalnya, pinjaman yang diajukan sebesar Rp324 miliar namun awal Oktober besarannya dikurangi menjadi Rp290 miliar. Paling besar untuk membiayai perbaikan dan  pelebaran ruas Jalan BBS-Rongga dan Rancapanggung-Sarinagen.p> <p>Asep mengatakan, dengan turunnya jumlah pinjaman skema cicilan menjadi berkurang. Namun pengembalian tetap dalam jangka waktu tiga tahunp> <p>"Dana pinjaman dari BUMN milik Kementerian Keuangan masuk ke APBD 2020. Sesuai aturan jika<a href="https://www.ayobandung.com/tag/-Pemkab-Bandung-Barat"> Pemkab Bandung Barata> dalam perjalanan tidak bisa membayar cicilansecara otomatis akan dipotong dari dana alokasi umum (DAU)," katanya.p><p><strong>AYO BACA : strong>p>

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini

Angka Pengangguran Kota Bandung Bertambah 3%

Jumat, 3 Desember 2021 | 10:50 WIB

Lokasi Ganjil Genap Bandung Ditambah, Catat Titiknya!

Kamis, 2 Desember 2021 | 13:02 WIB

Pedagang Kaki Lima: Dapat Durian Runtuh di Demo Buruh

Kamis, 2 Desember 2021 | 09:57 WIB

9.000 ODHA Belum Terdata Dinkes Kota Bandung

Rabu, 1 Desember 2021 | 14:41 WIB
X