Pilkades Kabupaten Bandung Rawan Judi

- Minggu, 1 September 2019 | 14:04 WIB
Ilustrasi -- Seorang pemilih memasukkan kertas suaranya ke dalam kotak suara. (ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi)
Ilustrasi -- Seorang pemilih memasukkan kertas suaranya ke dalam kotak suara. (ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Perjudian menjadi salah satu kerawanan dalam pemilihan kepala desa (pilkades) di Kabupaten Bandung.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bandung Tata Irawan Sobandi mengatakan, dalam pilkades, perjudian kerap kali terjadi, sehingga menjadi salah satu kerawanan.

AYO BACA : Polres Bandung Lakukan Pemetaan Kerawanan Pilkades

"Kalau (pilkades) sebelum-sebelumnya iya (sering terjadi perjudian)," ucap Tata, Minggu (1/9/2019).

Karena pilkades sering dijadikan ajang judi para penjudi, kata Tata, maka pemerintah menggelar pilkades secara serentak.

AYO BACA : Bupati Dadang Naser: BNN Perlu Dilibatkan dalam Pilkades

"Salah satu alasan kenapa dilakukan Pilkades serentak, adalah mengantisipasi perjudian," imbuhnya.

Dengan pilkades dilakukan secara serentak, para penjudi yang biasa bermain dalam pilkades bisa diantisipasi, karena dengan banyaknya daerah yang menggelar pemilihan kepala desa, maka konsentrasi penjudi menjadi terpecah.

Disinggung mengenai desa yang rawan terhadap perjudian dan rawan konflik, Tata mengatakan pihaknya masih melakukan inventarisasi.

Halaman:

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

Tags

Terkini

Jadwal Sholat Bandung dan Sekitarnya, 25 September 2021

Sabtu, 25 September 2021 | 05:50 WIB

Informasi SIM Keliling Bandung, 25 September 2021

Sabtu, 25 September 2021 | 05:10 WIB

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Bandung 24 September 2021

Jumat, 24 September 2021 | 06:00 WIB

Kota Bandung Masifkan Vaksinasi Massal di Selokah

Kamis, 23 September 2021 | 16:21 WIB

1.677 Sekolah di Kota Bandung Siap PTM

Kamis, 23 September 2021 | 16:09 WIB

Kasus Covid-19 Menurun, Kota Bandung Jaga Momentum

Kamis, 23 September 2021 | 15:57 WIB
X