Pengusaha Konveksi Rugi Miliaran Rupiah Akibat Pemadaman Listrik

- Senin, 5 Agustus 2019 | 13:07 WIB
Pegawai mengerjakan pembuatan topi di perusahaan konveksi S12. (Mildan Abdalloh/ayobandung.com)
Pegawai mengerjakan pembuatan topi di perusahaan konveksi S12. (Mildan Abdalloh/ayobandung.com)

"Kalau tidak produksi, pegawai tidak dibayar. Jangankan seharian, pemadaman tiga jam saja bisa berpengaruh besar terhadap pendapatan pegawai," katanya.

Menurut Rian, dampak lain yang dikhawatirkan adalah terjadinya pemadaman bergilir selama beberapa hari ke depan. Rian berharap agar pemadaman listrik tidak terus terjadi, sehingga kerugian yang diderita oleh perusahaan tidak semakin besar.

"Khawatirnya pekerjaan yang menggunakan kontrak kerja sama. Kalau terus terjadi pemadaman bergilir seperti hari ini, target dalam kontrak bisa tidak tercapai. Kami bisa kena penalti dari pelanggan. Konsumen kan tidak mau tahu kondisi seperti ini, mereka hanya tahu dalam kontrak pekerjaan harus selesai sesuai waktu kesepakatan, kalau melebihi ya kami bisa kena penalti," paparnya.

AYO BACA : PLN: Masih Ada Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa Barat

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Terkini

PPKM Diperpanjang, Kasus Covid-19 Bandung Tersisa 93

Selasa, 19 Oktober 2021 | 06:00 WIB

Wagros Jadi Wadah UMKM Jabar Pulihkan Ekonomi

Senin, 18 Oktober 2021 | 20:59 WIB

Lansia di Jabar Bisa Vaksinasi Covid-19 di Bidan Desa

Senin, 18 Oktober 2021 | 20:56 WIB

Pohon Tumbang Melintang di Jalan Tamansari Bandung

Senin, 18 Oktober 2021 | 11:33 WIB

Tiga Kios Terbakar di Jalan Soekarno Hatta

Minggu, 17 Oktober 2021 | 16:11 WIB
X