Sinergikan Kinerja di Era Digital, Ayo Media Network Gelar Gathering Akbar

- Sabtu, 29 Juni 2019 | 07:08 WIB
Karyawan Ayo Media Network berfoto bersama saat gathering di Hotel Horison Kuningan. (Kavin Faza/ayobandung.com)
Karyawan Ayo Media Network berfoto bersama saat gathering di Hotel Horison Kuningan. (Kavin Faza/ayobandung.com)

CIGANDAMEKAR, AYOBANDUNG.COM -- Perusahaan media digital multiplatform Ayo Media Network menggelar gathering akbar yang dihadiri seluruh jajaran direksi, komisaris dan karyawannya di Hotel Horison Tirta Sanita Kabupaten Kuningan, Jumat (28/6/2019).

Gathering yang digelar selama tiga hari tersebut merupakan ajang evaluasi per-semester yang dilakukan perusahaan guna mengevaluasi kinerja secara keseluruhan. Dalam gathering bertajuk Succesful Path to Rule the Digital Summit itu, sejumlah komisaris dan tim ahli perusahaan turut hadir memberi pemaparan di hari pertama.

Salah satu tim ahli Ayo Media Network, Syarifudin menjabarkan hal-hal penting yang perlu dimiliki perusahaan media digital saat ini, meliputi bussiness plan, idealisme, dan diversifikasi produk.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pusat, Mirza Zulhadi yang juga merupakan penasehat Ayo Media Network memaparkan soal tantangan eksistensi media digital dewasa ini. Dia mengatakan, salah satu 'musuh' media massa digital saat ini di antaranya adalah news agregrator yang dapat meraup untung dari kurasi berita.

"Sekarang ini adalah zamannya death of expertise, semua orang bisa menulis lewat media sosial dan media agrerator jadi 'musuh' media besar," ungkapnya. 

Untuk itu, Mirza memaparkan, media massa digital harus dapat memaksimalkan iklan digital dengan cara yang kreatif agar dapat terus eksis. "Keterjangakauan web saat ini tidak berbanding lurus dengan pendapatan. Klik bukan satu-satunya yang dicari pengiklan," jelasnya.

Melengkapi pemaparan sebelumnya, konsultan SDM Ayo Media Network, Erma Ratnasari juga menjelaskan soal pentingnya kemampuan marketing dan digital marketing untuk dikuasai oleh seluruh pegawai dari berbagai divisi.

"Di posisi manapun sekarang harus bisa jualan dengan smart selling skill. Awalnya harus paham posisi perusahaan dan produk yang dijual, dan belajar bagaimana caranya menghadapi klien," ungkapnya.

Selain sesi pemaparan materi dan evaluasi tiap divisi, gathering pertama di 2019 ini juga disertai sesi team building dan kegiatan rekreasi bagi seluruh anggota perusahaan. Seluruh rangakaian acara gathering terselenggara atas dukungan penuh bank bjb.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Terkini

Angka Pengangguran Kota Bandung Bertambah 3%

Jumat, 3 Desember 2021 | 10:50 WIB

Lokasi Ganjil Genap Bandung Ditambah, Catat Titiknya!

Kamis, 2 Desember 2021 | 13:02 WIB

Pedagang Kaki Lima: Dapat Durian Runtuh di Demo Buruh

Kamis, 2 Desember 2021 | 09:57 WIB

9.000 ODHA Belum Terdata Dinkes Kota Bandung

Rabu, 1 Desember 2021 | 14:41 WIB
X