Ayo Media Network Siap Perangi Hoaks dengan Cek Fakta

- Kamis, 20 Juni 2019 | 20:18 WIB
Cek FaktaTrainer dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Adi Marsiela, saat menerangkan cara menggunakan tools dalam Pelatihan Cek Fakta di Kantor Ayo Media Network, Jalan Terusan Halimun, Kota Bandung, Sabtu (22/6/2019).
Cek FaktaTrainer dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Adi Marsiela, saat menerangkan cara menggunakan tools dalam Pelatihan Cek Fakta di Kantor Ayo Media Network, Jalan Terusan Halimun, Kota Bandung, Sabtu (22/6/2019).

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM – Ayo Media Network menyelenggarakan pelatihan cek fakta untuk newsroom redaksi dalam jaringannya. Pelatihan akan dilangsungkan Sabtu dan Minggu (22-23 Juni 2019) di Kantor Ayo Media Network, Jalan Terusan Halimun 50, Bandung.

Menurut Program Manager Aliansi Jurnalis Indonesia Febrina Galuh Permanasari, Ayo Media Network adalah newsroom ke-19 di Indonesia yang menyelenggarakan pelatihan yang merupakan kerja sama antara AJI, Google News Initiative, dan Internews.

“Ada sekitar 20 newsroom dan komunitas jurnalis yang sudah menyelenggarakan kegiatan ini untuk internal newsroom-nya. Ayobandung yang ke-19 dari 20 newsroom tersebut,” kata Febrina di Jakarta, Kamis (20/6/2019).

Dikatakan Febrina, pelatihan semacam ini penting di tengah semakin mudah dan derasnya arus informasi. Kemudahan dan keberlimpahan informasi itu termasuk informasi palsu atau hoaks yang semakin sulit untuk ditahan penyebarannya.

“Oleh karena itu, kemampuan melakukan verifikasi menjadi sangat penting untuk dikuasai jurnalis. Jurnalis dan media menjadi tonggak utama dalam menyampaikan informasi yang kredibel dan terverifikasi,” tutur Febrina.

Selain melakukan pelatihan cek fakta, AJI berkolaborasi dengan berbagai newsroom, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), dan Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo). Salah satu dampak besar dari kolaborasi ini adalah terciptanya CekFakta.com.

“Media mulai melihat pentingnya melakukan pengecekan fakta dan verifikasi terhadap segala informasi di dunia digital. Beberapa newsroom di luar kolaborasi CekFakta.com dan sudah pernah dilatih, mulai berhati-hati dalam memuat informasi dalam beritanya sebelum dipublikasi,” ujar Febrina.

Diharapkan, jurnalis yang sudah dilatih dapat mempraktikkan pengetahuan dan tools yang didapat selama pelatihan untuk kerja jurnalistiknya. Ia juga ingin agar bisa terjalin jejaring antara peserta, trainer, dan newsroom untuk inisiatif cek fakta.

Febrina menjelaskan, inisiasi program cek fakta telah dilakukan sejak awal 2018 dan akan berlangsung hingga 2019. Kerja sama AJI, Google News Initiative, dan Internews sendiri akan berlangsung hingga 2020. Total sudah sekitar 3.057 jurnalis, blogger, dan mahasiswa yang ikut pelatihan program ini.

Halaman:

Editor: Adi Ginanjar Maulana

Tags

Terkini

Angka Pengangguran Kota Bandung Bertambah 3%

Jumat, 3 Desember 2021 | 10:50 WIB

Lokasi Ganjil Genap Bandung Ditambah, Catat Titiknya!

Kamis, 2 Desember 2021 | 13:02 WIB

Pedagang Kaki Lima: Dapat Durian Runtuh di Demo Buruh

Kamis, 2 Desember 2021 | 09:57 WIB

9.000 ODHA Belum Terdata Dinkes Kota Bandung

Rabu, 1 Desember 2021 | 14:41 WIB
X