Pemain Skateboard Dituduh Jadi Sumber Kerusakan Taman di Bandung

- Selasa, 23 April 2019 | 17:59 WIB
Salah seorang pemuda bermain skateboard di Taman Skate Park. (Ayobandung.com)
Salah seorang pemuda bermain skateboard di Taman Skate Park. (Ayobandung.com)
<p> p><p><strong>SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COMstrong>--Pemain skateboard di sejumlah taman Kota Bandung dinilai menjadi penyeban kerusakan taman oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3). Padahal, sebenarnya Pemkot Bandung telah menyediakan fasilitas khusus skateboard yang ada di bawah jembatan Pasopati, namun mereka tetap membandel.p> <p>“Tapi mereka tetap saja bawa skateboardnya ke Taman Inklusi, Taman Cikapayang untuk main skateboard. Kan di sana ada ornamen batu, kalau pakai skateboard itu pecah-pecah,” ujar Iwan usai acara Bandung Menjawab, Selasa (23/4/2019).p> <p><strong>AYO BACA : strong>p><p>Selain karena para pemain skateboard, Iwan juga mengatakan kerusakan juga terjadi karena banyaknya vandalisme, pencurian lampu, besi dan ornamen lain yang memerlukan biaya puluhan juta. Menurut dia, barang-barang curian itu biasanya dijual kembali dengan harga relatif lebih murah.p> <p>“Contohnya di Babakan Siliwangi itu banyak lampu-lampu yang dicuri, besi pengaman banyak yang dicuri. Bayangkan kalau besi pengaman dicuri itu akibatnya akan kecelakaan,” katanya.p> <p><strong>AYO BACA : strong>p><p>Kerusakan tersebut telah terjadi sejak lama dan masih berlanjut karena para pemain skateboard itu dinilai tidak peduli pada rusaknya taman. Untuk itu, pihaknya telah memberikan imbauan agar kerusakan tidak terjadi karena berdampak pada pembengkakan anggaran perbaikan.p> <p>“Kalau rusak kita harus menganggarkan untuk perbaikan, kan sayang karena uang bisa dialokasikan untuk yang lebih perlu. Kita gak jadi masalah, tapi kasian ini uang rakyat,” ucapnya.p> <p>Oleh karena itu, Iwan meminta seluruh masyarakat Kota Bandung untuk bersama-sama menjaga RTH dan taman-taman yang ada di Kota Bandung. Dia juga mengimbau masyarakat membantu mengawasi dan melaporkan jika menemukan adanya pelanggaran pengrusakan taman.p> <p>“Kalau tidak bisa menangkap, kasih teguran. Kalau tidak bisa kasih teguran, lapor ke kita biar nanti ditindaklanjuti. Saya yakin yang dicuri dan dirusak ada yang melihat, cuma kurangnya kepedulian masyarakat,” tuturnya.p><p><strong>AYO BACA : strong>p>

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini

X