PT APJ Masih Terima Uang Pembayaran Kios Pasar Andir

- Selasa, 29 Januari 2019 | 23:03 WIB
Pasar Andir. (Anya Dellanita/Ayobandung.com)
Pasar Andir. (Anya Dellanita/Ayobandung.com)
<p> p><p><strong>BATUNUNGGAL, AYOBANDUNG.COMstrong>--PT Aman Prima Jaya menerima uang pembayaran kios dari pedagang Pasar Andir padahal <br /> padahal Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait pengelolaan, penataan, pemasaran dan penjualan aset Pasar Andir telah berakhir pada 28 September 2016 lalu.‎p> <p>"Itu yang jadi masalahnya, setelah PKS berakhir dengan pengembang lama kan harusnya (pembayaran) ke PD Pasar, karena (Pasar Andir) sudah menjadi aset pemerintah," kata Penasehat Paguyuban<a href="https://www.ayobandung.com/tag/ Pedagang Pasar Andir"> Pedagang Pasar Andira>, Abdurahman, Selasa (29/1/2019).p> <p>Abdurahman mengatakan, pedagang yang melanjutkan pembayaran ke PT APJ setelah pengelolaan berpindah disebabkan ketidaktahuan. Padahal, PD Pasar Bermartabat dan Paguyuban<a href="https://www.ayobandung.com/tag/ Pedagang Pasar Andir"> Pedagang Pasar Andira> telah mengundang, mensosialisasikan, dan memberikan surat bahwa pengelolaan Pasar Andir tak lagi di bawah PT APJ. Dengan demikian, pembayaran selanjutnya diserahkan ke<a href="https://www.ayobandung.com/tag/ PD Pasar Bermartabat"> PD Pasar Bermartabata>.p> <p><strong>AYO BACA : strong>p><p>"Mereka tidak mengindahkan, kita kan punya berita acaranya ada pas serah terima,"ujarnya.p> <p>Akhirnya, beberapa kios terpaksa digembok lantaran salah satunya tidak membayar kewajibannya ke PD Pasar.p> <p>Prinsipnya, PD Pasar akan mengakui pembayaran pedagang sebelum PKS berakhir dengan pengembang yang lama. Jika pembayaran terlanjur diberikan setelah 28 September 2016 kepada PT APJ, PD Pasar Bermartabat dan Paguyuban<a href="https://www.ayobandung.com/tag/ Pedagang Pasar Andir"> Pedagang Pasar Andira> akan mengambil tindakan hukum lantaran PT APJ masih menerima pembayaran kios dari para pedagang.p> <p><strong>AYO BACA : strong>p><p>"PD Pasar akan melakukan pelaporan secara hukum, baik yang menjual atau membeli akan sama-sama kena proses hukum,"katanya.p> <p>Di sisi lain, ada pedagang yang baru saja membayar biaya pemesanan kios tapi mereka sudah mengontrakkan kios ke pihak ketiga dengan biaya yang fantastis. Dari nominal Rp30 juta hingga ratusan juta.p> <p>"Harusnya mah udah bisa lunas (pembayaran kios) dari hasil ngontrakin, tapi belum juga ada pembayaran," jelasnya.p> <p>Kios-kios yang terjerat masalah ini terdapat di lantai dua. Karena saat berakhirnya kerja sama antara PD Pasar dan PT APJ, kios-kios di lantai dua sedang proses pemasaran.p> <p>Setelah berembuk dengan Komisi B DPRD, PD Pasar dan pedagang diharapkan untuk mencari titik temu  supaya pedagang tidak terlalu dirugikan. Karena tuntutan dari pedagang adalah PD Pasar diharapkan mengakui pembayaran ke PT APJ selepas berakhirnya perjanjian kerja sama.p> <p>"Kalau PD Pasar mengakui pembayaran pasca perjanjian sama saja PD Pasar mengiyakan penjualan ilegal, jadi pihak komisi B bilang coba rembuk lagi antara pedagang dengan PD Pasar," ucap Abdurahman.p><p><strong>AYO BACA : strong>p>

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini

PPKM Diperpanjang, Kasus Covid-19 Bandung Tersisa 93

Selasa, 19 Oktober 2021 | 06:00 WIB

Wagros Jadi Wadah UMKM Jabar Pulihkan Ekonomi

Senin, 18 Oktober 2021 | 20:59 WIB

Lansia di Jabar Bisa Vaksinasi Covid-19 di Bidan Desa

Senin, 18 Oktober 2021 | 20:56 WIB

Pohon Tumbang Melintang di Jalan Tamansari Bandung

Senin, 18 Oktober 2021 | 11:33 WIB

Tiga Kios Terbakar di Jalan Soekarno Hatta

Minggu, 17 Oktober 2021 | 16:11 WIB
X