Pemkot Bandung Kembangkan Sensor Informasi Cuaca di 50 Kelurahan

- Jumat, 25 Januari 2019 | 13:56 WIB
Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana saat menerima perwakilan CBN di Balai Kota Bandung, Jumat (25/1/2019).  Pemerintah Kota Bandung bekerja sama dengan CBN memasang sensor cuaca di 50 kelurahan di Kota Bandung. (Humas Setda Kota Bandung)
Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana saat menerima perwakilan CBN di Balai Kota Bandung, Jumat (25/1/2019). Pemerintah Kota Bandung bekerja sama dengan CBN memasang sensor cuaca di 50 kelurahan di Kota Bandung. (Humas Setda Kota Bandung)
<p> p><p><strong>LENGKONG, AYOBANDUNG.COMstrong>—Pemerintah Kota Bandung bekerja sama dengan Cyberindo Aditama (CBN) memasang sensor cuaca di 50 kelurahan di Kota Bandung. Dengan alat deteksi cuaca tersebut, pemerintah bisa mengetahui peluang terjadinya hujan yang dapat menyebabkan banjir.p> <p>Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengapresiasi kerja sama ini. Penerapan teknologi ini bisa membantu masyarakat memperoleh informasi tentang cuaca di Kota Bandung.p> <p>Inovasi yang telah dibuat bisa diterapkan dan terkoneksi di Kota Bandung sesuai kebutuhan, katanya, Jumat (25/1/2019), seperti dalam keterangan resmi yang diterima <em>Ayobandung.comem>p> <p>Menurutnya, Kota Bandung sebagi <em>smart cityem> harus terus meningkatkan inovasi melalui kolaborasi.p> <p>Lewat kota pintar, semua harus terkoneksi dengan baik. Tujuannya untuk melayani masyarakat,” kata Yana.p> <p>Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Ahyani Raksanagara mengatakan, Pemkot Bandung dan CBN telah bekerja sama memasang sensor untuk mendeteksi cuacap> <p>Tahun lalu kita jajakan kerja sama dengan memasang sensor cuaca di 50 kelurahan, katanya.p> <p>Menurut Ahyani, sensor yang terpasang berbeda dengan yang dimiliki oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika. Sensor dari CBN itu langsung ditempatkan di kelurahan sedangkan sensor BMKG melalui satelit.p> <p>Prediksinya semakin banyak maka sensor akan semakin baik. Kita bisa mengomparasi  dan masyarakat secara terbuka bisa mengetahuinya, tutur Ahyani.p> <p>Sementara itu, Chief Operating Officer CBN Marcelus Ardiwinata  mengatakan, pihaknya siap berkolaborasi dan membantu kota Bandung di sisi lingkungan khususnya cuacap> <p>Pemkot Bandung memiliki layanan Smart City. Kami bergerak untuk memberikan layanan cuaca,ujanyap> <p>Marcelus mengungkapkan, melalui sensor tersebut dapat memantau suhu, arah angin, kecepatan angin, sensor ultraviolet dan <em>violet radiationem>. Sensor ini akan mengirim data per 30 detik yang masuk ke <em>cloudem>.p> <p>Data mentah yang terkumpul, lanjutnya, terbuka dan bisa digunakan oleh kelurahan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.p> <p>Siapa pun boleh menggunakan data ini. Namun khusus untuk Kota Bandung, saya menginginkan model yang kami kembangkan bisa menjadi contoh bagi daerah lain, tambahnya.p> <p>Marcelus menambahkan, dalam konsep <em>smart cityem>, harus melibatkan publik. Karena itu, agar bisa terus berkembang. Untuk itu, pihaknya menggelar Hackathon: Hackbdgweather 2019 pada 23-24 Januari lalu di Kota Bandung.p> <p>Acara tersebut mencari jawara aplikasi cuaca, yang kemudian akan dikembangkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Tercatat sebanyak 38 tim dari berbagai perguruan tinggi mengikuti acara iniDari 38 peserta, tercatat 15 finalis dan 3 pemenang yang rencananya akan diterapkan untuk membantu dalam hal cuacap> <p>Semua peserta konsepnya bagus, kita apresiasi karena kaum milenial saat ini lebih berkembang dari segi teknologinya, kata Marcelus.p>

Halaman:

Editor: M. Naufal Hafizh

Tags

Terkini

Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 9 Desember 2021

Kamis, 9 Desember 2021 | 05:00 WIB
X