Pemkot Bandung Dukung Pasar Digital Khusus Produk Lokal

- Selasa, 16 Oktober 2018 | 23:57 WIB
Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUKM) Kota Bandung, Priana Wirasaputra (kiri) dan Ketua Japnas Kota Bandung Dendy Akad Buldansyah, usai pembukaan Rakercab Japnas Kota Bandung, di Hotel El Royale, Selasa (16/10/2018). (Dadi Haryadi/Ayobandung.com)
Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUKM) Kota Bandung, Priana Wirasaputra (kiri) dan Ketua Japnas Kota Bandung Dendy Akad Buldansyah, usai pembukaan Rakercab Japnas Kota Bandung, di Hotel El Royale, Selasa (16/10/2018). (Dadi Haryadi/Ayobandung.com)
<p> p><p>SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Kota Bandung siap memberikan dukungan penuh terhadap<a href="https://www.ayobandung.com/tag/-e-commerce"> e-commercea> khusus produk lokal. Dengan cara ini diharapkan produk buatan dalam negeri bisa memperluas pasar melalui pendekatan digital.p> <p>Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUKM) Kota Bandung, Priana Wirasaputra mengaku akan mendukung inisiatif Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) yang sedang mempersiapkan pasar digital atau<a href="https://www.ayobandung.com/tag/-e-commerce"> e-commercea> khusus produk lokal.p> <p><strong>AYO BACA : strong>p><p>"Kami berperan sebagai regulator, fasilitator dan investor. Karena itu saya berpesan agar para pengusaha bisa berkolaborasi dan bekerjasama dengan pemerintah kota," ujar Priana usai membuka Rakercab<a href="https://www.ayobandung.com/tag/-Japnas-Kota-Bandung"> Japnas Kota Bandunga>, di Hotel El Royale, Jalan Merdeka, Selasa (16/10/2018).p> <p>Dia menilai konsumsi terhadap produk lokal mesti didorong melalui kolaborasi antara pemerintah dan pengusaha agar menjadi sebuah gerakan masif dan budaya baru di masyarakat.p> <p><strong>AYO BACA : strong>p><p>Selain secara online, dia menjelaskan Pemkot membantu promosi produk lokal secara langsung melalui kegiatan beragam pameran rutin yang kerap dihadiri banyak pengunjung.p> <p>Pihaknya juga ikut menopang dari sisi permodalan melalui program Kredit Mesra, Kredit Melati dan Kredit Bagja. Selain itu, juga optimalisasi Satgasus Rentenir diharapkan mampu melepaskan wirausaha dari jeratan utang terhadap rentenir.p> <p>"Ada uang pemerintah yang dititip ke BPR, bisa diakses kreditnya oleh para pengusaha lokal," katanya.p><p><strong>AYO BACA : strong>p>

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini

Pemusnahan Sabu 1,196 Ton Dilakukan di 2 Tempat

Kamis, 19 Mei 2022 | 16:39 WIB
X