Kemenkes Gandeng PP Persis Eliminasi TBC

- Rabu, 10 Oktober 2018 | 18:15 WIB
Kemenkes RI bekerja sama dengan PP Persis menggelar acara
Kemenkes RI bekerja sama dengan PP Persis menggelar acara

LEMBANG, AYOBANDUNG.COM--Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia menggandeng Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis) untuk meningkatkan kesadaran santri dan pihak pesantren terhadap bahaya penyakit tubercolosis (TBC). Kedua lembaga tersebut, menggelar acara Orientasi Asatiz dan Santri Optimialisasi Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) dan Eliminasi TBC, di Puteri Gunung Hotel, Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Rabu (10/10/2018).

Pendamping program Germas Kemenkes RI, Bayu Aji mengatakan, eliminasi penyakit TBC di Indonesia menjadi program prioritas Kemenkes. Pasalnya, penyakit TBC sangat membahayakan dan jumlah penderitanya dan kasus TBC di Indonesia terus bertambah.

Karena itu, Kemenkes memandang perlu untuk memberikan edukasi mengenai bahanya dan penaggulangan penyakit TBC ini. Karena dari segi jumlah dan kasus penderita TBC terus bertambah, ujarnya kepada wartawan usai menjadi pemateri.

Menurut Bayu, penyakit TBC merupakan penyakit menular yang bisa menyerang siapa saja. Dan Indonesia menjadi salah satu negara dengan kasus penyakit TBC sangat tinggi.

AYO BACA : Warga Kabupaten Bandung Ajukan Uji Materi UU 33/2004 kepada MK

Penyakit TBC ini sangat berbahaya dan menular. Jadi harus ditangani termasuk mengetahui gejala-gejalanya sehingga masyarat bisa melakukan antisipasi, ungkapnya. 

Dijelaskannya, pihaknya bekerja sama dengan Persis untuk berusaha mengeliminasi TBC. Upaya yang dilakukan adalah dengan mengoptimalsiasikan Germas di lingkungan pesantren. Karena menurutnya, lingkungan dengan banyak orang seperti pesantren menjadi tempat yang berisiko tinggi tertular penyakit TBC.

Satu orang dalam satu ruangan terjangkit TBC, maka rekan-rekan satu ruangannya berpotensi besar tertular TBC, terangnya. 

Diakuinya, penyakit TBC bisa disembuhkan dengan pengobatan. Namun dalam penyembuhannya membutuhkan proses dan waktu yang cukup lama.

Halaman:

Editor: Andri Ridwan Fauzi

Tags

Terkini

Jadwal SIM Keliling Kota Bandung 18 September 2021

Sabtu, 18 September 2021 | 05:00 WIB

5 Toko Roti Nuansa Jadul Terpopuler di Kota Bandung

Jumat, 17 September 2021 | 18:51 WIB

Nasib Seniman Bandung Bak Karya Senin yang Abstrak

Jumat, 17 September 2021 | 14:11 WIB

Jadwal Sholat Bandung Hari Ini, 17 September 2021

Jumat, 17 September 2021 | 05:32 WIB

Cuaca Kota Bandung Hari Ini, Hujan di Sore Hari

Jumat, 17 September 2021 | 05:26 WIB

Ratusan Karyawan Damri Bandung 7 Bulan Belum Digaji

Kamis, 16 September 2021 | 13:57 WIB
X