Pembangunan Pasar Sarijadi Konyol

- Rabu, 7 Juni 2017 | 18:28 WIB
Wali Kota Bandung saat meninjau Pasar Sarijadi beberapa waktu lalu.(Ist)
Wali Kota Bandung saat meninjau Pasar Sarijadi beberapa waktu lalu.(Ist)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM--Ketua Kompartemen Pasar Tradisional dan Modern Kadin Kota Bandung Iwan Suhermawan berpendapat bahwa pembangunan Pasar Sarijadi yang menghabiskan dana sekitar Rp20 miliar tidak memiliki perencanaan bisnis yang baik.

Soalnya, menurut Iwan, dana miliaran rupiah tersebut tidak sebanding dan hanya digunakan untuk tidak lebih dari 20 pedagang yang kini berada di Pasar Sarijadi.

"Pasar Sarijadi ini pembangunan konyol meski di satu sisi publikasinya sangat hebat," ujar Iwan, Rabu (7/6/2017).

Lebih lanjut Iwan juga mendesak jajaran kepolisian dan kejaksaan untuk mengusut indikasi permasalahan dalam proses pengerjaan pembangunan Pasar Sarijadi yang diduga terdapat penyimpangan dalam pengadaan barang dan jasa.

"Saya juga meminta pihak inspektorat untuk segera melakukan investigasi dan pemeriksaan terhadap kinerja keuangan PD Pasar yang mencurigakan," ujar Iwan.

Hal tersebut dinilai Iwan sangat beralasan karena Badan Usaha Milik Daerah tersebut memperoleh penyertaan modal dari Pemkot Bandung yang nilainya mencapai milyaran rupiah termasuk pengelolaan rertibusi pasar.

Meski dinilai modern dan representatif namun hingga kini Pasar Sarijadi belum memiliki sertifikasi. Sejauh ini dari 37 pasar di Kota Bandung hanya Pasar Sederhana yang telah tersertifikasi.

"Targetnya tahun ini selesai karena tidak ada alasan untuk mereka (pihak PD Pasar) sebab duit dan kemampuan ada. Kalau serampangan dan tidak mampu maka saya meminta dengan hormat untuk mengundurkan diri," ujar Iwan.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

Tags

Terkini

X