Mensos Minta Masalah Ribuan BST Gagal Salur Diselesaikan Pekan Depan

- Jumat, 27 Agustus 2021 | 18:29 WIB
Menteri Sosial Tri Rismaharini meminta Pemkab Bandung menyelesaikan Bantuan Sosial Tunai (BST) yang gagal salur diselesaikan pekan depan. (dok. Kemensos)
Menteri Sosial Tri Rismaharini meminta Pemkab Bandung menyelesaikan Bantuan Sosial Tunai (BST) yang gagal salur diselesaikan pekan depan. (dok. Kemensos)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM — Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini meminta Pemkab Bandung menyelesaikan Bantuan Sosial Tunai (BST) yang gagal salur diselesaikan awal pekan depan.

Di Kabupaten Bandung, terdapat 5.392 BST yang gagal salur karena ada yang meninggal dunia, NIK Ganda, pindah alamat, dan alamat yang tidak ditemukan.

Alamat tidak ditemukan merupakan yang terbanyak, di Kantor Pos Soreang yang menyalurkan BST untuk 16 Kecamatan terdapat 2.548 penerima BST yang alamatnya tidak jelas, sehingga gagal salur.

"Senin atau Selasa pekan depan harus selesai masalah yang tidak jelas alamat ini," tegas Risma saat mengunjungi Kabupaten Bandung, Jumat 27 Agustus 2021.

Dinas Sosial Kabupaten Bandung harus melakukan penyandingan data dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil penerima manfaat yang gagal salur akibat alamat tidak jelas. Jika orangnya benar-benar tidak ada, maka bisa diganti dengan yang membutuhkan, namun jika orangnya sudah ditemukan harus diperbaiki masalah tersebut.

"Saya akan monitor masalah ini," tegasnya.

Selain itu, Dinas Sosial juga diminta untuk melakukan update data penerima BST juga bantuan lainnya, agar masalah gagal salur bisa diselesaikan.

"Setiap pekan ketiga, data harus diupdate, agar pekan keempat kami bisa menyetorkan data penerima manfaat kepada pihak bank dan PT Pos, agar pada pekan pertama bisa langsung dilakukan pencairan," ujarnya.

Update data tersebut harus dilakukan setiap bulan, supaya masalah-masalah serupa tidak kembali terjadi.

Mensos Risma Marah Ribuan Kartu PKH Kabupaten Bandung Belum Didistribusi

Selain menyoal masalah BST yang gagal salur, Menteri Sosial Tri Rismaharini juga marah mendengar ribuan kartu PKH Kabupaten Bandung belum didistribusikan.

Ribuan kartu PKH yang belum terdistribusikan tersebut terungkap ketika Risma melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Bandung, Jumat 27 Agustus 2021.

"Masa masih ada 2.537 kartu PKH yang belum didistribusikan?" ujar Risma.

Menurutnya, walaupun 2.537 dari 130.000 penerima PKH terbilang kecil, namun bagi penerima manfaat belum didistribusikannya kartu PKH sangat berarti.

Baca Juga: Info Vaksin Bandung Terkini, Cek Lokasi, Syarat, dan Cara Daftarnya

"2.537 itu banyak. Kemarin di Sragen saya marah-marah karena ada 1.600 kartu yang belum didistribusikan. Ternyata di sini lebih banyak," ujarnya.

Risma meminta kepada bank penyalur untuk bisa mendistribusikan kartu PKH tersebut sesegera mungkin.

"Saya mau ada staf bank di sini. Kita jemput, sampai jam berapapun harus didistribusikan hari ini. Tidak boleh ada kartu di bank, harus didistribusikan," tegasnya.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Artikel Terkait

Terkini

DBHCHT Kabupaten Bandung Memiliki Nilai Manfaat

Jumat, 3 Desember 2021 | 15:46 WIB

Pemadaman Listrik Bandung Hari Ini 3 Desember 2021

Jumat, 3 Desember 2021 | 10:00 WIB

Kecelakaan di Jalan Kopo-Soreang, Dua Remaja Tewas

Kamis, 2 Desember 2021 | 17:37 WIB

UMK Kabupaten Bandung 2022 Tidak Naik!

Rabu, 1 Desember 2021 | 12:54 WIB

Ribuan Orang Ikuti Gebyar Vaksinasi Polresta Bandung

Selasa, 30 November 2021 | 16:40 WIB

Pemadaman Listrik Hari Ini di Bandung 30 November 2021

Selasa, 30 November 2021 | 09:47 WIB
X