Razia Miras Hampir 20.000 Botol, Bukti Kabupaten Bandung Menjadi Pasar Minol

- Selasa, 24 Agustus 2021 | 17:27 WIB
[Ilustrasi] Razia Miras dalam periode semester pertama 2021, hampir mencapai 20.000 botol miras dan ribuan liter tuak diamankan dari lapak penjual. (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)
[Ilustrasi] Razia Miras dalam periode semester pertama 2021, hampir mencapai 20.000 botol miras dan ribuan liter tuak diamankan dari lapak penjual. (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM — Razia Miras dalam periode semester pertama 2021, hampir menyita 20.000 botol miras dan ribuan liter tuak diamankan dari lapak-lapak penjualan yang ada di Kabupaten Bandung.

Pada 1 Juli 2021 bertepatan dengan Hari Bhayangkara, Polresta Bandung memusnahkan 11.570 botol minuman keras dan 1.570 liter tuak hasil razia periode Januari-Juni.

Pada periode yang sama, Satpol PP Kabupaten Bandung memusnahkan 5.002 botol miras pelbagai merek dan 4.417 liter tuak yang baru dimusnahkan 24 Agustus 2021.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan mengatakan, dengan banyaknya miras yang disita dari hasil razia tersebut membuktikan kalau Kabupaten Bandung menjadi pasar empuk bagi pengedar minuman beralkohol.

Terlebih setiap bulan selalu ada lapak penjualan yang kedapatan menjual minuman keras walaupun rutin dilakukan razia.

"Kita lihat fakta bahwa semakin banyak dimusnahkan, ternyata permintaan masih banyak juga," ujar Hendra selepas melakukan pemusnahan Miras di Kantor Satpol PP Kabupaten Bandung, Selasa 24 Agustus 2021.

Padahal, terdapat catatan hitam minuman keras di Kabupaten Bandung. Beberapa tahun lalu, di Kecamatan Cicalengka terjadi kejadian luar biasa, ratusan orang keracunan minuman keras jenis oplosan.

"Minuman keras itu berbahaya, harusnya belajar dari sejarah khususnya di Cicalengka yang puluhan orang tewas karena menenggak minuman keras," ujarnya.

Baca Juga: Ribuan Botol Miras, Obat Terlarang, dan Tuak, Dimusnahkan di Kabupaten Bandung

Namun, catatan hitam tersebut tidak lantas membuat para pemabuk kapok. Tak peduli razia sering dilakukan, peredaran minuman keras di Kabupaten Bandung masih tinggi dan ini dapat dibuktikan dengan hasil razia miras yang berhasil menyita ribuan botol.

"Harus ada cara lain yang harus dilakukan agar masyarakat tidak mengonsumsi minuman keras ini," imbuhnya. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

DBHCHT Kabupaten Bandung Memiliki Nilai Manfaat

Jumat, 3 Desember 2021 | 15:46 WIB

Pemadaman Listrik Bandung Hari Ini 3 Desember 2021

Jumat, 3 Desember 2021 | 10:00 WIB

Kecelakaan di Jalan Kopo-Soreang, Dua Remaja Tewas

Kamis, 2 Desember 2021 | 17:37 WIB

UMK Kabupaten Bandung 2022 Tidak Naik!

Rabu, 1 Desember 2021 | 12:54 WIB
X