Mencegah Penularan HIV, Ini Peran Masyarakat dan Togoh Agama

- Selasa, 24 Agustus 2021 | 16:46 WIB
Ilustrasi -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berkomitmen dalam upaya pencegahan penularan HIV. Salah satu upayanya adalah dengan menggandeng tokoh agama dan tokoh masyarakat. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)
Ilustrasi -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berkomitmen dalam upaya pencegahan penularan HIV. Salah satu upayanya adalah dengan menggandeng tokoh agama dan tokoh masyarakat. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Untuk mencegah penularan HIV, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berkomitmen menggandeng tokoh agama dan tokoh masyarakat. Menurut Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, peran tokoh masyarakat dan tokoh agama sangat penting dalam mengampanyekan bahaya HIV AIDS dan pecegahannya.

Baca Juga: Marak Pencurian Fasilitas hingga Vandalisme di Taman Kota Bandung

“Tokoh agama dan tokoh masyarakat relatif lebih banyak didengar dan dianut oleh masyarakat. Sehingga perannya sangat penting untuk mencapai 3 zero yaitu zero infeksi baru HIV, zero kematian akibat AIDS serta zero stigma dan diskriminasi terhadap ODHA,” ungkap Yana saat membuka acara pertemuan tokoh agama dan masyarakat dalam upaya pencegahan dan pengendalian HIV AIDS di Kota Bandung secara virtual, Selasa, 24 Agustus 2021.

Yana menjelaskan, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Bandung, sampai April 2021 jumlah kasus infeksi HIV di Kota Bandung sebanyak 5.716 kasus dengan penambahan kasus baru setiap tahunnya mencapai 300 hingga 400 kasus.

Baca Juga: Evaluasi Ganjil genap Bandung Diumumkan Hari Ini, Apa Hasilnya?

Dari jumlah kasus tersebut, usia 20 hingga 39 tahun menempati porsi terbanyak yaitu 80,97 persen. Ada juga kasus penularan dari ibu ke anak sebesar 2,19 persen.

"Penularan dari ibu ke anak kebanyakan terjadi karena ketidaktahuan ibu bahwa dirinya sudah tertular dari suaminya,” jelasnya.

Untuk itu, Yana meminta dukungan kepada semua pihak untuk turut menyosialisasikan surat edaran Bagian Kesra Setda Kota Bandung tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pelayanan Kesehatan Bagi Calon Pengantin agar dapat mencegah penularan HIV dan mendeteksi sejak dini.

Baca Juga: Cara Pakai Tabung Oksigen Portable di Rumah untuk Pasien Covid-19

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Update Omicron Kota Bandung, 80 Kontak Erat Dites PCR

Senin, 24 Januari 2022 | 13:17 WIB

Kasus 6 Omicron Bandung Tersebar, Ini Update Terbaru

Senin, 24 Januari 2022 | 13:09 WIB

Kasus Covid Bandung Naik Dua Kali Lipat dalam 4 Hari

Senin, 24 Januari 2022 | 10:42 WIB

Dinkes Catat 3.743 Kasus DBD Bandung Sepanjang 2021

Minggu, 23 Januari 2022 | 13:45 WIB
X