Gelar Hiburan Agustusan, Pengusaha Kafe di Cimahi Kena Denda 

- Senin, 23 Agustus 2021 | 18:51 WIB
Sejumlah pengusaha kafe di Kota Cimahi dijatuhi hukuman denda karena melanggar aturan PPKM Level 4 selama Agustusan. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)
Sejumlah pengusaha kafe di Kota Cimahi dijatuhi hukuman denda karena melanggar aturan PPKM Level 4 selama Agustusan. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM — Sejumlah pengusaha kafe di Kota Cimahi dijatuhi hukuman denda karena melanggar aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4. Mereka memaksa gelar acara hiburan tatkala peringatan HUT ke-76 Indonesia.

Salah kafe itu terletak di Jalan Ria, Kota Cimahi. Pemilik tempat ngopi itu harus diseret ke meja hijau persidangan Tindakan Pidana Ringan (Tipiring) pada Senin, 23 Agustus 2021, di Pendopo DPRD Kota Cimahi

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah (Perda) pada Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Muhammad Samsul mengatakan, berdasarkan laporan dari Satgas Penanganan Covid-19 di kelurahan, kafe tersebut sudah diperingatkan untuk tidak menggelar acara yang menimbulkan kerumunan. 

"Melanggar protokol kesehatan, berkerumun pas momen kemerdekaan. Itu pun sudah diperingatkan beberapa kali tapi tetap melakukan pelanggaran yang sama akhirnya mereka pun dihadirkan di sidang Tipiring," kata Samsul, Senin, 23 Agustus 2021.

Selain kafe, dalam sidang Tipiring itu juga ada tujuh pelanggar Peraturan Daerah (Perda) tentang Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Namun yang diputus bersalah hanya enam pelanggar sebab satu pengusaha lainnya sudah menunjukan kelengkapan IMB. 

Para pelanggar yang diputus bersalah pun dikenakan denda paling sedikit Rp4.000.000 dan paling besar ada yang dikenakan denda sampai Rp15.000.000.

"Yang dihadirkan sidang untuk pelanggaran IMB sebanyak 7. Tadi 1 orang yang dihadirkan membawa kelengkapan IMB," terang Samsul.

Fajri Fathurahman, owner kafe tersebut mengakui kesalahannya dalam persidangan. Ia mengaku ada acara musik akustik yang digelar pada 17 Agustus 2021 atau saat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76. 

"Pada dasarnya saya memang yang salah. Anak-anak bikin akustikan," ujar Fajri usai persidangan. 

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Guru di Cimahi Positif Covid-19, Sekolah Ditutup

Kamis, 18 November 2021 | 19:02 WIB
X