Vandalisme di Flyover Jalan Jakarta, Sosiolog: Merusak Fasilitas Publik

- Senin, 23 Agustus 2021 | 15:36 WIB
Sejumlah coretan dari aksi vandalisme yang tertera di fasilitas publik, tepatnya pada flyover penghubung Jalan Jakarta dan Jalan Supratman, Kota Bandung, Senin, 23 Agustus 2021. (Ayobandung.com/Gelar Aldi)
Sejumlah coretan dari aksi vandalisme yang tertera di fasilitas publik, tepatnya pada flyover penghubung Jalan Jakarta dan Jalan Supratman, Kota Bandung, Senin, 23 Agustus 2021. (Ayobandung.com/Gelar Aldi)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Aksi vandalisme terjadi di fasilitas publik, tepatnya di flyover yang menghubungkan Jalan Jakarta-Supratman, Kota Bandung, pada Minggu, 22 Agustus 2021 malam.

Aksi ini terekam oleh warga dalam video berdurasi 40 detik. Aksi ini juga sempat heboh di Instagram @infobandungkota, dengan jumlah 138.262 penonton—ketika berita ini ditulis.

Menanggapi hal itu, Sosiolog Universitas Padjajaran Bandung, Ari Ganjar, mengungkapkan, tujuan dari vandalisme itu sendiri merupakan perilaku yang destruktif atau merusak.

"Dia itu punya tujuan untuk merusak fasilitas umum ataupun barang milik orang lain yang tersedia di ruang publik," kata Ari ketika berbincang dengan Ayobandung.com, melalui sambungan telepon, Senin, 23 Agustus 2021.

Menurutnya, aksi vandalisme atau mencorat-coret yang terjadi semalam di flyover itu, bisa jadi merupakan bentuk dari penunjukkan eksistensi diri demi meraih suatu kesenangan bagi mereka.

Bisanya, lanjut Ari, aksi itu bisa merupakan balas dendam terhadap suatu kelompok dengan menuliskan nama dari gangnya sendiri.

"Jadi, lebih kepada tujuan-tujuan yang destruktif dan juga menunjukkan eksistensi dirinya," ujarnya.

Salah seorang warga asal Cibiru, Rani Rusmana (25), mengungkapkan, ia merasa miris ketika melintas di daerah flyover tersebut, terdapat sejumlah coretan dari aksi vandalisme yang dilakukan oleh beberapa remaja, seperti yang viral di media sosial.

Baca Juga: Ajaib, 4 Manfaat Daun Ini Obati Osteoporosis hingga Kanker

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Update Omicron Kota Bandung, 80 Kontak Erat Dites PCR

Senin, 24 Januari 2022 | 13:17 WIB

Kasus 6 Omicron Bandung Tersebar, Ini Update Terbaru

Senin, 24 Januari 2022 | 13:09 WIB

Kasus Covid Bandung Naik Dua Kali Lipat dalam 4 Hari

Senin, 24 Januari 2022 | 10:42 WIB

Dinkes Catat 3.743 Kasus DBD Bandung Sepanjang 2021

Minggu, 23 Januari 2022 | 13:45 WIB
X