Covid-19 Mulai Terkendali, Pemkot Bandung: Terima Kasih Setinggi-tingginya untuk Nakes

- Kamis, 19 Agustus 2021 | 12:52 WIB
Wali Kota Bandung Yana Mulyana. (dok. Humas Setda Kota Bandung)
Wali Kota Bandung Yana Mulyana. (dok. Humas Setda Kota Bandung)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengapresiasi seluruh pelayanan kesehatan yang turut berjibaku menghadapi pandemi Covid-19. Terutama, bagi para tenaga kesehatan dan tenaga lainnya yang terlibat.

Yana berterima kasih kepada 31 rumah sakit rujukan Covid-19 bersama 80 UPT puskesmas, 114 klinik utama serta 200-an lebih klinik pratama di Kota Bandung yang selalu sigap dalam merespons penanganan setiap kasus. Padahal, sekitar 40% pasien yang datang justru warga di luar Kota Bandung.

“Kami ucapkan terima kasih setinggi-tingginya. Semoga upaya kebaikan bapak ibu semua menjadi ladang amal dan dibalas Allah. Dan kepada tenaga kesehatan yang wafat kita berdoa supaya dibukakan pintu surga,” kata Yana saat membuka acara evaluasi pelayanan kesehatan bersama seluruh rumah sakit se-Kota Bandung secara virtual, Kamis, 19 Agustus 2021.

Baca Juga: Kapasitas Pengunjung Mal Bandung Kini 50%, Cek Syarat Masuknya

Yana tak memungkiri jika perang melawan Covid-19 sangat menguras energi. Terlebih ketika Kota Bandung memasuki gelombang kedua dan membuat kasus konfirmasi Covid-19 meningkat tajam.

Namun, Yana bersyukur atas uluran tangan semua pihak di Kota Bandung ini, kasus Covid-19 bisa tertangani dengan baik. Berdasarkan semua indikator yang ada, kondisi pandemi di Kota Bandung saat ini cukup terkendali.

“Berdasarkan indikator yang diberlakukan WHO, di Kota Bandung ini relatif terkendali. Tapi kita tetap harus waspada karena tidak ada ahli epidemiologi yang bisa memastikan pandemi ini kapan akan berakhir,” ujarnya.

Yana menyadari, keputusan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk langsung melakukan penanganan kesehatan ketika kasus Covid-19 ditemukan, menjadi langkah tepat. Meski tak dapat dipungkiri, saat itu pemerintah dihadapkan pada dilematis terhadap dampak sosial dan ekonomi masyarakat.

Yana bersyukur beragam persoalan di sistem kesehatan Kota Bandung bisa tertangani dengan baik, seperti ketika terjadi kelangkaan oksigen ataupun kritisnya tingkat keterisian tempat tidur Bed Occupancy Rate (BOR).

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ketua Umum Minta Maaf Demo Ormas GMBI Berujung Ricuh

Kamis, 27 Januari 2022 | 22:37 WIB

Ini Kata PDIP Soal Desakan Pecat Arteria Dahlan

Kamis, 27 Januari 2022 | 18:44 WIB

Aksi Demo Ormas GMBI Berujung Ricuh di Polda Jabar

Kamis, 27 Januari 2022 | 16:00 WIB

Kota Bandung Berlakukan 25 Persen WFH

Kamis, 27 Januari 2022 | 11:23 WIB
X