Sarwono Kusumaatmadja: Kita Perlu Bekerja Secara Organik Sebagai Warga Bangsa dengan Prioritas yang Jelas

- Selasa, 17 Agustus 2021 | 11:17 WIB
PMB Adakan Peringatan Virtual Proklamasi Kemerdekaan (Ist)
PMB Adakan Peringatan Virtual Proklamasi Kemerdekaan (Ist)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM– Sebanyak 157 orangterlibat dalam peringatan Proklamasi Kemerdekaan secara virtual yang diadakan Perhimpunan Mahasiswa Bandung (PMB), Selasa 17 Agustus 2021 pagi.

Upacara kemerdekaan, minus penaikan bendera, diisi dengan menyanyikan Indonesia Raya dengan hormat bendera, pembacaan Pembukaan UUD 45, pembacaan Pancasila, dan mengheningkan cipta.

Selain itu, Paduan Suara PMB Lintas Angkatan juga mempersembahkan lagu-lagu nasional.

Tokoh-tokoh nasional tampak hadir di acara virual ini, seperti mantan menteri Martiono Hadianto, Sarwono Kusumaatmadja, Rachmat Witoelar, dan Erna Witoelar, serta pendaki gunung Nungky Irma Nurmala.

Acara yang berlangsung 07.45-09.45 itu menghadirkan Sarwono Kusumaatmadja dengan pidato kebangsaannya setelah upacara kemerdekaan virtual.

Dalam perayaan virtual yang dikuti anggota PMB angkatan 1956 hingga angkatan 2019 itu, Sarwono menggarisbawahi perubahan global yang mengalami akselerasi akibat pandemi Covid-19.

Untuk menghadapi perubahan global yang terakselerasi itu, Sarwono menekankan perlunya langkah-langkah survival dengan skala prioritas baik di komunias terkecil, yaitu keluarga, maupun di komunitas besar, negara.Yaitu survival di pangan, air, dan energi.

“Dari situ kita berangkat dan mengarah ke masa depan. Meski tak ada yang bisa meramal masa depan, tapi kita perlu melakukannya untuk survival kita,” ujar Sarwono.

Menurut Sarwono, untuk melakukan langkah-langkah survival masa depan ini, tak perlu menunggu pemerintah. Pemertintah sebagai organisasi konservatif baru bisa bekerja jika ada aturan, anggaran, protap, dan sebagainya.

Halaman:

Editor: Adi Ginanjar Maulana

Tags

Terkini

X