Restoran dan Kafe di KBB Mulai Dibuka

- Senin, 16 Agustus 2021 | 15:50 WIB
Plt Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan mengunjungi restoran yang menerapkan protokol kesehatan. (Istimewa)
Plt Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan mengunjungi restoran yang menerapkan protokol kesehatan. (Istimewa)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Restoran dan kafe di Kabupaten Bandung Barat sudah mulai buka dengan penerapan protokol kesehatan yang telah ditentukan. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan Sabtu, 14 Agustus 2021, memantau penerapan prokes  restoran dan rumah makan di Kampung Daun, Restoran Kampung Daun Culture Gallery & Café, Kecamatan Parongpong, KBB.

"Kami ingin memastikan pelonggaran di masa PPKM Level 4 ini, di mana restoran dan rumah makan boleh buka, prokesnya ditepati. Salah satunya carrying capacity maksimal 25 persen dari kapasitas," kata Hengki  seusai memantau pelonggaran PPKM tersebut.

Menurutnya, Hengki melihat prokes yang diterapkan sangat baik dan bisa menjadi percontohan. Pengunjung dari mulai masuk diperiksa suhu tubuh dan disterilisasi. "Ini bisa jadi percontohan penerapan prokes yang baik," katanya.

Berdasarkan penilaian Pemprov Jabar, katanya, KBB masuk dalam kategori pelaksanaan PPKM Level 3. Namun karena mengikuti ketentuan aglomerasi wilayah Bandung Raya, KBB sampai saat ini masih menerapkan PPKM Level 4, sehingga tempat wisata belum bisa 100 persen buka.

Pada PPKM Level 4 ini, tutur Hengki, tempat makan atau restoran sudah boleh buka. Hal itu diharapkan bisa menjadi angin segar bagi para pelaku usaha di sektor wisata, khususnya di kawasan Lembang yang berharap bisa kembali beroperasi.

Menurut dia, jika mengacu kepada aturan PPKM mikro, sebenarnya objek wisata di KBB sudah boleh buka. Ini dikarenakan kawasan objek wisata di KBB khususnya di Lembang, masuk zona hijau. Sehingga sudah aman untuk menerima kunjungan wisatawan tapi dengan prokes ketat.

"Kalau PPKM Mikro kan pemda punya kewenangan untuk menentukan objek wisata dibuka atau tutup. Makanya kami dorong ke provinsi (gubernur) agar bisa segera menerapkan PPKM Mikro supaya tempat wisata kembali bergairah," tutur plt Bupati Bandung Barat.

Sementara itu, Owner Kampung Daun Ronny Lukito mengatakan pengunjung yang hendak makan di tempatnya  tak perlu khawatir karena prosedur di tempatnya untuk melakukan steriliasi barang-barang yang ada, seperti piring, sendok, dan sendok-garpu. Ia mengatakan, barang-barang tersebut mendapat fasilitas cuci tangan dan kebersihan semuanya touchless, sehingga meminimalisasi sentuhan.

"Untuk alat makan juga dipanaskan dulu hingga 100 derajat agar virusnya mati, sehingga pengunjung aman dan nyaman," kata Ronny Lukito.

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Terkini

Irigasi Meluap, 8 Rumah di Ngamprah Terendam Banjir

Jumat, 26 November 2021 | 18:33 WIB

Usulan UMK KBB 2022 Naik 7 Persen, Ini Komentar Apindo

Kamis, 25 November 2021 | 19:19 WIB
X