Cerita Pemilik Ekspedisi Bandung, Dua Kali Temukan Ular dalam Paket ke Luar Negeri

- Jumat, 13 Agustus 2021 | 14:31 WIB
Penyelundupan ular berbisa pertama. (Ayobandung.com/Ist)
Penyelundupan ular berbisa pertama. (Ayobandung.com/Ist)

CIBEUNYING KALER, AYOBANDUNG.COM -- Penemuan ular berbisa yang diselundupkan ke dalam paket di Bandung ternyata sudah terjadi dua kali. Kedua penemuan itu diungkap oleh pemilik ekspedisi paket ke Luar Negeri, Muhammad Faris (28).

Penemuan Ular Pertama

Faris bercerita, awal mula ia menemukan ular dalam paket pada Juli 2021. Kala itu, ia mendapat pesanan untuk mengirimkan paket berupa lukisan ke Taiwan.

"Paketnya benar lukisan, cuma ada ruang di lukisan itu, nah ularnya disembunyikan di ruang kosong itu," kata Faris ketika berbincang, Jumat, 13 Agustus 2021.

Ular yang diselundupkan itu, kata Faris, adalah ular langka berjenis piton dari Papua asli, yang tidak berbisa dan termasuk binatang yang sangat dilindungi.

Karena tahu ular itu merupakan ular yang sangat dilindungi, Faris pun menyerahkan ular tersebut kepada pihak yang berwenang.

"Saya serahkan (ular itu) BKSDA Jabar," tuturnya.

Faris langsung menghubungi dari pelanggannya karena mencoba untuk menyelundupkan ular langka ke dalam paket. Ketika pelanggan menerima sambungan telepon dari Faris, dan tahu maksud dari Faris, pelanggan itu langsung memblokir kontak Faris.

"Tapi setelah saya hubungi, pelanggan itu memblokir saya, dia langsung kabur, karena ini ketahuan dan bisa bermasalah di hukum, makanya dia kabur," ujarnya.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X