Didikan Keras Pelatih Antarkan Anthony Ginting Raih Medali Olimpiade Tokyo 2020

- Jumat, 13 Agustus 2021 | 12:25 WIB
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting sukses menyumbang mendali perunggu usai menghancurkan lawan asal Guatemala, Kevin Cordon. (Dok. PBSI)
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting sukses menyumbang mendali perunggu usai menghancurkan lawan asal Guatemala, Kevin Cordon. (Dok. PBSI)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Pebulutangkis nomor satu Indonesia di sektor tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting berhasil membuat sejarah di ajang olahraga olimpiade. Ginting berhasil meraih medali perunggu di Olimpiade Tokyo 2020 pada 3 Agustus 2021 lalu.

Ginting menjadi pebulutangkis tunggal putra Indonesia yang menyumbang medali olimpiade setelah Taufik Hidayat (emas) dan Sony Dwi Kuncoro (perunggu) di Athena tahun 2004.

Pemain yang saat ini duduk di peringkat 5 dunia itu tidak menyangka karirnya melesat lebih cepat dalam kurun waktu kurang dari 10 tahun. Jika menelusuri masa lalu Ginting, pada 2015 Ginting bahkan masih berada di daftar tunggu pada turnamen Indonesia Open kala itu.

Baca Juga: Tips Mengecilkan Perut Tanpa Diet dan Olahraga, Anti Ribet!

Sementara, dua rekan seperjuangannya yaitu Jonatan Christie dan Ihsan Maulana Mustofa saat itu sudah terkonfirmasi masuk dalam daftar pemain resmi di Indonesia Open 2015.

Di menit terakhir, Ginting akhirnya bisa masuk ke babak kualifikasi, bahkan menembus babak perempatfinal Indonesia Open 2015. Lalu kurang dari 10 tahun setelahnya, Ginting menyabet medali perunggu Asian games 2018 dan Olimpiade Tokyo 2020.

“Tidak menyangka tapi saya bersyukur karena saat masuk pelatnas, saya sempat bertemu dengan senior-senior macam Sony (Dwi Kuncoro), Simon (Santoso), Tommy (Sugiarto), dan Hayom (Dionysius Hayom Rumbaka) yang menjadi ujung tombak tunggal putra,” cerita Ginting merespon soal perjalanan karirnya itu.

Baca Juga: 168 Anak di Kota Bogor Menjadi Yatim Piatu Selama Pandemi Covid-19

Dari senior-seniornya itu, Ginting mengaku banyak belajar. Dia merasa setelah bertemu dengan senior-seniornya, jalan semakin terbuka hingga akhirnya dia bersama Jonatan dan Ihsan dapat dipercaya menjadi ujung tombak tunggal putra.

Halaman:

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rumah Retak Akibat Blasting PT KCIC Ditinjau KLHK

Jumat, 22 Oktober 2021 | 19:44 WIB

Waspada, Ini Daerah Rawan Pohon Tumbang di Bandung

Jumat, 22 Oktober 2021 | 17:56 WIB

Peserta PTM di Bandung yang Terpapar Covid Bertambah

Jumat, 22 Oktober 2021 | 16:02 WIB

Atlet Cemas Tak Dapat Kadeudeuh dari Pemkot Bandung

Jumat, 22 Oktober 2021 | 15:15 WIB

PTM di 12 Sekolah di Bandung Dihentikan Sementara!

Jumat, 22 Oktober 2021 | 13:13 WIB
X