Jadi Korban Penodongan, Mahasiswa Telkom University Ngaku Trauma

- Rabu, 11 Agustus 2021 | 19:28 WIB
Ilustrasi penembakan dan kepemilikan senpi (senjata api). (Pixabay/kerttu)
Ilustrasi penembakan dan kepemilikan senpi (senjata api). (Pixabay/kerttu)

DAYEUHKOLOT, AYOBANDUNG.COM -- M mahasiswa Telkom University mengaku trauma setelah menjadi korban penodongan menggunakan senjata api.

Kejadian penodongan tersebut terjadi di kosannya sendiri pada Selasa 10 Agustus 2021 dini hari. Dua sepeda motor masing-masing milik M dan A diambil pelaku yang diperkirakan berjumlah 4 orang tersebut.

"Trauma pasti. Namanya ditodong pistol, walaupun pistolnya tidak tahu asli atau palsu," ujar M kepada Ayobandung.com, Rabu 11 Agustus 2021.

Pelaku kata M terlihat menodongkan senjata api genggam berwarna silver ke arahnya. Pada saat ditodong, M hanya memikirkan keselamatan diri, sehingga dia tidak berani bertindak gegabah.

Sepeda motor yang sedang dibobol oleh pelaku direlakan begitu saja diambil dan dibawa pergi.

"Hanya bisa pasrah. Mau bagaimana lagi, yang penting badan tidak luka. Mereka nekat banget, biasanya kan kalau pencuri saat ketahuan langsung kabur, ini mah tidak, mereka langsung menodongkan senjata. Sepertinya sudah dipersiapkan begitu," katanya.

Traumatik yang dialami M masih dirasakan, bahkan dia mengaku menjadi tidak tenang ketika mendengar ada orang di luar gerbang.

"Gerbang juga terus dikunci," katanya.

Pun dengan teman-teman kosannya. Mereka menjadi lebih sering bersama karena takut ada orang yang memiliki itikad tidak baik.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Terkini

Kecewa, Calon PAW Golkar Pindah ke Demokrat

Kamis, 4 Agustus 2022 | 18:51 WIB
X