Prokes di Pemukiman Zona Merah Kota Bandung Makin Ketat

- Selasa, 10 Agustus 2021 | 19:41 WIB
Wastafel umum di Jalan Saluyu, Kelurahan Cipamokolan, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung. (Ayobandung.com/Rizma Riyandi)
Wastafel umum di Jalan Saluyu, Kelurahan Cipamokolan, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung. (Ayobandung.com/Rizma Riyandi)

GEDEBAGE, AYOBANDUNG.COM — Beberapa spanduk terpampang di sekitar Jalan Saluyu, Kelurahan Cipamokolan, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung.

Isinya mengingatkan agar masyarakat menjaga protokol kesehatan (prokes) dengan ketat, lantaran wilayah tersebut masuk zona merah Covid-19.

Selain itu, hampir di setiap gang terdapat westafel yang bisa digunakan oleh masyarakat umum untuk mencuci tangan. Kelurahan Cipamokolan sendiri sudah masuk dalam kategori zona merah di Kota Bandung sejak bulan lalu.

Maka itu masyarakat sekitar dipaksa untuk menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat. Salah satunya menjaga jarak dan mengurangi aktivitas di luar rumah.

Hal tersebut dibenarkan salah satu warga, Ayu Rik Rik. Menurutnya, pengetatan prokes sudah berlangsung kurang lebih sebulan. Lingkungan sekitar rumahnya memang menjadi lebih sepi.

"Ya, mau gimana lagi. Kan memang harus menaati prokes. Ditambah sekarang PPKM sudah diperpanjang sampai 16 Agustus," kata Ayu pada Ayobandung.com, Selasa, 10 Agustus 2021.

Namun begitu ia mengaku tidak keberatan dengan pengetatan prokes di sekitar rumahnya. Hal tersebut lebih baik dilakukan dari pada korban Covid-19 terus berjatuhan.

"Bulan lalu hampir setiap hari ada suara ambulan di sini. Saya mah enggak mau setiap hari kaya gitu, jadi ya harus taat prokes. Alhamdulillah sekarang suara ambulannya jadi lebih jarang terdengar," kata Ayu.

Ia meyakini penerapan prokes bisa menekan laju Covid-19, sehingga pandemi bisa segera berlalu.

Covid-19 Kota Bandung

Saat ini kasus positif Covid-19 di Kota Bandung terus meningkat. Coblong masih menjadi kecamatan dengan kasus Covid-19 tertinggi.

Merujuk instagram pusicov.bandung.go.id, diakses Selasa, 10 Agustus 2021 pukul 11.00 WIB, tercatat Coblong memiliki 477 kasus aktif. Sementara Kiaracondong dan Rancasari menyusul dengan masing-masing 292 dan 266 kasus aktif.

Di tingkat kelurahan, Dago dan Antapani Kidul memiliki kasus terbanyak dengan masing-masing 150 dan 141 kasus.

Kasus positif aktif adalah kasus positif Covid-19 terkonfirmasi yang saat ini sedang menjalani perawatan berupa isolasi. Isolasi bisa dilakukan di rumah sakit, hotel, atau juga rumah. Kasus positif aktif berakhir ketika pasien dinyatakan sembuh atau meninggal dunia.

Jumlah kasus positif aktif, sebagaimana juga jumlah kasus lain terkait pandemi Covid-19, merupakan data yang bersifat dinamis. Perubahan terjadi setiap hari sesuai dengan tindakan penanganan yang dilakukan di lapangan.

Secara keseluruhan, data Kota Bandung per Selasa, 10 Agustus 2021 menunjukkan jumlah total kasus positif Covid-19 sebanyak 39.323 yang terdiri dari 5.558 kasus aktif, 32.349 kasus sembuh, serta 1.325 kasus meninggal dunia.

Tercatat ada penambahan 867 kasus positif aktif dibandingkan data yang disajikan sebelumnya. Sementara kasus sembuh bertambah 950 dan kasus meninggal bertambah 7. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Update Omicron Kota Bandung, 80 Kontak Erat Dites PCR

Senin, 24 Januari 2022 | 13:17 WIB

Kasus 6 Omicron Bandung Tersebar, Ini Update Terbaru

Senin, 24 Januari 2022 | 13:09 WIB

Kasus Covid Bandung Naik Dua Kali Lipat dalam 4 Hari

Senin, 24 Januari 2022 | 10:42 WIB

Dinkes Catat 3.743 Kasus DBD Bandung Sepanjang 2021

Minggu, 23 Januari 2022 | 13:45 WIB
X