Putuskan Penularan HIV, KPA Siap Gandeng Kemenag

- Senin, 13 Januari 2020 | 20:16 WIB
Ilustrasi HIV/AIDS. (Shutterstock)
Ilustrasi HIV/AIDS. (Shutterstock)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA) Kabupaten Bandung berencana bekerjasama dengan Kementerian Agama untuk memutus rantai penularan.

Pengelola Program KPA Kabupaten Bandung, Dinan, mengatakan berdasarkan data yang dimiliki, rentang usia pengidap HIV saat ini berkisar diantara 15 sampai 30 tahun, artinya usia tersebut merupakan usia produktif dan menjelang menikah.

Namun dilain sisi, banyak pengidap HIV yang tidak sadar kalau mereka sudah terjangkit, seperti tertular oleh orang lain melalui jarum suntik atau media lainnya. Sehingga menikah bisa menjadi jembatan penularan virus saat berhubungan badan suami istri.

"Kami sedang mencoba bekerjasama dengan Kemenag supaya mendorong pasangan yang akan menikah untuk melakukan pemeriksaam HIV," tutur Dinan, Senin (13/1/2020).

Dengan adanya pemeriksaan terhadap pasangan calon pengantin, maka apabila ada salah satu dari pasangan terkena HIV, bisa dilakukan langkah penanganan pencegahan penularan.

AYO BACA : 4 Orang di Kabupaten Bandung Meninggal Akibat HIV

Dijelaskan Dinan, pengidap HIV masih mempunyai kesempatan untuk memiliki keturunan tanpa menularkan virus kepada anak juga pasangannya.

"Kalau diketahui positif HIV, bisa diberi ARV untuk menidurkan virus dan mencegah penularan terhadap pasangan dan anak," ujarnya.

Dengan cara seperti itu, diharapkan bisa memutus rantai penularan virus kepada pasangan.

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini

Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 26 November 2021

Jumat, 26 November 2021 | 06:00 WIB

Jalan Kota Bandung Rusak, Perbaikan Minim Anggaran

Kamis, 25 November 2021 | 16:19 WIB
X