4 Rekomendasi Tempat Wisata Kota Bandung Terbaru Anti Mainstream! 

- Minggu, 25 Desember 2022 | 12:31 WIB
Wisata pengrajin keramik di Kiaracondong (Ayobandung.com/MuslimYanuarPutra)
Wisata pengrajin keramik di Kiaracondong (Ayobandung.com/MuslimYanuarPutra)

 

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM-- Libur Natal dan Tahun Baru di penghujung 2022 telah tiba. Momen ini tentu dimanfaatkan oleh setiap kalangan untuk menghabiskan waktu bersama dengan keluarga tercinta. 

Kota Bandung pun menjadi salah satu destinasi wisata yang sering dikunjungi oleh turis lokal maupun manca negara. Mulai dari wisata kuliner hingga menikmati sejuknya udara pegunungan menjadi daya tarik tersendiri untuk berkunjung ke Kota Bandung. 

Nah, bagi para wisatawan yang sedang berkunjung ke Kota Bandung untuk liburan, tak ada salahnya mencoba mengunjungi beberapa tempat wisata Kota Bandung anti mainstream. Mulai dari melihat langsung proses pembuatan kendang hingga wisata religi ke rumah Qur'an. Berikut rangkumannya:

Baca Juga: Sinopsis Cerita Sewu Dino, Kisah Nyata Mengerikan yang Diangkat Menjadi Film oleh MD Pictures

Wisata Sentra keramik Kiaracondong

Ingin mencoba pengalaman baru bersama keluarga dengan wisata tradisional? Yuk ke sentra keramik Kiaracondong. Terletak di Jalan Stasiun Kiaracondong Lama, sentra keramik ini telah berdiri sejak 1991.

Sampai sekarang sudah generasi ketiga yang mengelola kerajinan khas dari tanah liat ini. Dikdik, nama pemilik sentra keramik Kiaracondong menceritakan perjalanan jatuh bangunnya kondisi usahanya.

"Dulu, di sini ada 30 pengrajin. Tapi sekarang sisa satu, saya saja. Mungkin karena lemah dalam persaingan atau tidak memahami produksinya," ujar Dikdik.

Baca Juga: Rahasia Kecantikan Syahrini Ternyata Mandi Air Zam Zam: Lebih Putih dan Suci!

Pengrajin keramik di Kiaracondong
Pengrajin keramik di Kiaracondong (Ayobandung.com/MuslimYanuarPutra)

Dalam sebulan, ia bisa menghasilkan 15 kubik produk keramik. Mulai dari guci besar sampai suvenir kecil.

"Ukuran besar per harinya itu sekitar 8 buah. Sementara yang diameter kecilnya itu 4 buah. Tapi banyak lagi apa ada ruangan yang kecil-kecilnya diisi sama yang kecil lagi," ucapnya.

Hal menarik selama perjalannya di dunia tembikar adalah saat masa pandemi. Di kala sebagian besar usaha merumahkan pekerjanya, bahkan sampai gulung tikar, usaha keramik Dikdik melesat pesat.

Halaman:

Editor: Irma Joanita

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X