Sesar Cugenang Tewaskan 321 Orang, BMKG Minta Pemerintah Relokasi 1.800 Rumah di Cianjur

- Jumat, 9 Desember 2022 | 10:52 WIB
Pemerintah diminta relokasi 1800 rumah di Cianjur (Ayobandung)
Pemerintah diminta relokasi 1800 rumah di Cianjur (Ayobandung)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- BMKG pada tanggal 8 Desember 2022 mengumumkan fakta terbaru terkait gempa Cianjur, gempa yang menewaskan 321orang itu ternyata disebabkan oleh aktivitas dari Sesar Cugenang.

Sesar Cugenang belum terpetakan sebelumnya, sebelumnya pihak BMKG menduga faktor gempa Cianjur adalah pergerakan Sesar Cimandiri yang terbentang hingga Sukabumi.

Dugaan tersebut berdasarkan letak episentrum gempa yang berada di dekat area Sesar Cimandiri. Namun dugaan tersebut di ragukan oleh para ilmuwan Indonesia lain.

Baca Juga: Kabar Baik! Pendaftaran CPNS 2023 Akan Dibuka Untuk Lulusan S1 Semua Jurusan, Apa Saja?

Para ilmuwan menduga gempa Cianjur disebabkan oleh aktivitas sesar lain yang masih misterius, bukan karena Sesar Cimandiri.  

Sesar Cugenang yang merupakan pemicu gempa Cianjur berada di Kecamatan Cugenang, Patahan tersebut diketahui melawati sembilan desa di dua kabupaten.

"Karena patahannya di wilayah Cugenang maka dinamakan Patahan Cugenang, patahan yang baru terbentuk atau ditemukan melintasi 9 desa di dua kecamatan dengan lintasan yang mengarah ke barat laut tenggara," kata Dwikorita selaku Kepala BMKG.

Dari sembilan desa sebanyak delapan desa berada di Kabupaten Cugenang. Kedelapan desa itu adalah Desa Ciherang, Desa Ciputri, Desa Cibeureum, Desa Nyalindung, Desa Mangunkerta, Desa Sarampad, Desa Cibulakan, dan Desa Benjot. Dan yang terakhir ada Desa Nagrak yang merupakan wilayah dari Kecamatan Cianjur.

Baca Juga: Download Lensa AI APK Avatar, Cara Edit Foto Anime atau Lukisan yang Aesthetic

Halaman:

Editor: Irma Joanita

Sumber: BMKG, Suara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X