Pelaku Bom Bunuh Diri Polsek Astana Tolak Program Deradikalisasi Selama di Nusakambangan

- Kamis, 8 Desember 2022 | 17:16 WIB
Deputi Bidang Penindakan dan Pembinaan Kemampuan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Irjen Pol Ibnu Suhaendra di Mapolrestabes Bandung| Agus Muslim, pelaku aksi bom bunuh diri Polsek Astana Anyar Kota Bandung ternyata menolak program deradikalisasi di Nusakambangan (Ayobandung.com/Rahmat Kurniawan)
Deputi Bidang Penindakan dan Pembinaan Kemampuan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Irjen Pol Ibnu Suhaendra di Mapolrestabes Bandung| Agus Muslim, pelaku aksi bom bunuh diri Polsek Astana Anyar Kota Bandung ternyata menolak program deradikalisasi di Nusakambangan (Ayobandung.com/Rahmat Kurniawan)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM - Agus Sujatno alias Agus Muslim yang merupakan pelaku aksi bom bunuh diri Polsek Astana Anyar Kota Bandung ternyata menolak program deradikalisasi selama mendekam di Nusakambangan.

Diketahui, Agus Sujatno alias Agus Muslim mendekam di Nusakambangan atas kasus bom panci di kawasan Cicendo Kota Bandung pada Februari 2017.

"Pelaku ini di dalam penjara kita berikan deradikalisasi di Nusakambangan, namun pelaku ini menolak untuk menerima program," kata Deputi Bidang Penindakan dan Pembinaan Kemampuan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Irjen Pol Ibnu Suhaendra di Mapolrestabes Bandung, jalan Jawa Kota Bandung, Kamis 8 Desember 2022.

Baca Juga: Pendalaman Bom Bunuh Diri Polsek Astana Anyar, Polisi Periksa 18 Orang Termasuk Keluarga

Berbagai upaya pendekatan telah dilakukan petugas agar Agus Sujatno alias Agus Muslim berkenan mengikuti program deradikalisasi. Namun, upaya tersebut ditolak oleh Agus Sujatno alias Agus Muslim.

"Kita terus berupaya untuk melakukan pendekatan kepada pelaku, namun pelaku ketemu saja tidak mau, dikasih program juga menolak, kemudian dilakukan isolasi di dalam penjara Nusa kambangan, semua pendekatan dia tolak," ungkap Ibnu.

Ibnu menilai, doktrin radikal telah melekat pada Agus Sujatno alias Agus Muslim.

Baca Juga: Kunjungi Lokasi Bom Bunuh Diri di Bandung, Kepala BNPT Tegaskan Negara Tak Terima Adanya Terorisme

"Hasil dari kelompok radikal melakukan doktrin yang sangat kuat, sehingga dia tetap pada pendiriannya," tegasnya.

Halaman:

Editor: Dina Miladina Dewimulyani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X